​ULAMA SALAF ADA YANG MENJADIKAN DOSA BESAR SEBAGAI BAGIAN DARI SYIRIK ASGHAR 

July 14, 2017 at 11:35 am | Posted in Tulisan Lainnya | Leave a comment

ULAMA SALAF ADA YANG MENJADIKAN DOSA BESAR SEBAGAI BAGIAN DARI SYIRIK ASGHAR 
informasi ini didapatkan dari Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam kitabnya “al-Iman” sebagaimana yang dinukil dalam “Fathul Majid”, tatkala beliau berkata :

ولهذا كان السلف يدخلون الذنوب في هذا الشرك بهذا الاعتبار 

“Oleh karenanya ulama salaf memasukkan dosa (besar) kedalam syirik (kecil) karena alasan tersebut”.
Penjelasannya adalah ketika turun ayat berikut :

اَلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَلَمْ يَلْبِسُوْۤا اِيْمَانَهُمْ بِظُلْمٍ اُولٰۤئِكَ لَهُمُ الْاَمْنُ وَهُمْ مُّهْتَدُوْنَ

“Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan syirik, mereka itulah orang-orang yang mendapat rasa aman dan mereka mendapat petunjuk.” (QS. Al-An’am 6: Ayat 82).
Para sahabat merasa berat, lalu mengadukannya kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, maka Beliau menjelaskan bahwa yang dimaksud adalah kesyirikan sebagaimana perkataan Lukman al-hakim kepada anaknya :

وَاِذْ قَالَ لُقْمٰنُ لِا بْنِهٖ وَهُوَ يَعِظُهٗ يٰبُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللّٰهِ    ۗ  اِنَّ الشِّرْكَ لَـظُلْمٌ عَظِيْمٌ

“Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, ketika dia memberi pelajaran kepadanya, Wahai anakku! Janganlah engkau menyekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan Allah adalah benar-benar kezaliman yang besar.” (QS. Luqman 31: Ayat 13).
Dalam lafadz lain, Nabi bersabda :

انما هو شرك

“(Kedholiman) yang dimaksud hanyalah syirik”.
Maka jika yang dimaksud dengan sabda Nabi syirik disitu adalah syirik besar, sehingga orang yang tidak mencampur adukkan keimanannya dengan syirik besar, berarti ia sudah aman dari siksaan kekalnya neraka, yang diancamkan kepada kaum musyrikin. 
Adapun jika yang dimaksud adalah mencakup juga jenis syirik lainnya, seperti syirik kecil, maka kedholiman seorang hamba kepada dirinya seperti bakhil untuk mengeluarkan Harta yang wajib dikeluarkan karena saking cintanya kepada hartanya, dimana berarti ia mencintai sesuatu yang Allah benci, maka ini adalah syirik kecil dari sisi ia menyekutukan Allah dengan hawa nafsunya yang ia dahulukan dibandingkan kecintaannya kepada Allah. 
Orang-orang yang mendholimi dirinya sendiri dalam artian melakukan perbuatan dosa, maka ia akan terluput mendapatkan keamanan sempurna dan petunjuk sempurna dari Allah sesuai kadar kemaksiatannya, sampai pada batas ketika ia berbuat syirik akbar kepada Allah, maka terputus sudah keamanan mutlak dan petunjuk mutlak dari Allah, dimana ia layak mendapatkan siksa neraka yang kekal selama-lamanya. Na’udzubillah min dzalik.

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: