HADITS HASAN LIGHORIHI

July 14, 2017 at 11:36 am | Posted in Tulisan Lainnya | Leave a comment

*HADITS HASAN LIGHORIHI*
Rumus hadits Hasan lighoirihi :

Hasan lighoirihi = dhoif + dhoif
Namun hadits dhoif yang dimaksud sebab kedhoifannya bukan karena kefasikan perowinya, atau perowinya sebagai seorang pendusta atau ‘suscpect pendusta’. Sehingga jika kelemahannya karena perowinya majhul, atau perowinya jelek hapalannya, atau terputus sanadnya, lalu datang jalan lain yang kondisinya mirip dengannya atau lebih kuat, maka dapat terangkat derajatnya menjadi hasan lighoirihi, dimana haditsnya dapat dijadikan hujjah. Namun kekuatannya dibawah hasan lidzatihi, sehingga jika bertentangan dengannya, maka diunggulkan hadits yang hasan lidzatihi.
*Contoh hadits Hasan lighoirihi :*
Apa yang dituliskan oleh Imam al-Albani dalam kitabnya “سلسلة الأحاديث الصحيحة” (no. 1544) bahwa Nabi Sholallahu ‘alaihi wa Salaam bersabda :

 اللَّهُمَّ رَبَّ جِبْرَائِيلَ وَمِيكَائِيلَ، وَرَبَّ إِسْرَافِيلَ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ حَرِّ النَّارِ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ

“Ya Allah, Rabbnya Jibril, Mikail dan Israfil, aku berlindung kepada-Mu dari panasnya neraka dan adzab kubur”.
Hadits diatas diriwayatkan oleh Imam Nasa’i dalam Sunannya dan selainnya dari jalan :

عَنْ أَبِي حَسَّانَ، عَنْ جَسْرَةَ، عَنْ عَائِشَةَ، أَنَّهَا قَالَتْ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:
Kata Imam al-Albani, semua perowinya tsiqoh, kecuali Jasroh bintu Dajaajah, ia  perowi yang dhoif.
Namun hadits ini memiliki syahid (penguat) dalam riwayat Imam ibnu Suniy dalam kitabnya “عمل اليوم والليلة” dari jalan :

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ بْنُ عِيسَى الْوَاسِطِيُّ، حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي زَكَرِيَّا الْغَسَّانَيُّ، عَنْ عَبَّادِ بْنِ سَعِيدٍ، عَنْ مُبَشِّرِ بْنِ أَبِي الْمَلِيحِ، عَنْ أَبِيهِ، رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّهُ  صَلَّى رَكْعَتَيِ الْفَجْرِ، وَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى قَرِيبًا مِنْهُ رَكْعَتَيْنِ خَفِيفَتَيْنِ، ثُمَّ سَمِعْتُهُ يَقُولُ وَهُوَ جَالِسٌ: «اللَّهُمَّ رَبَّ جِبْرِيلَ، وَإِسْرَافِيلَ، وَمِيكَائِيلَ، وَمُحَمَّدٍ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، أَعُوذُ بِكَ مِنَ النَّارِ» ثَلَاثَ مَرَّاتٍ
Kata Imam al-Albani, sanadnya dhoif dengan sebab :

1. Al-Ghosaaniy, perowi dhoif.

2. ‘Abbaad bin Sa’id, perowi majhul tidak diketahui jarh maupun ta’dil kepadanya.

3. Mubasysyir bin Abi Maliih, perowi majhul tidak diketahui jarh maupun ta’dil kepadanya.
*Berdasarkan rumus diatas, dhoif + dhoif = Hasan lighorihi.*

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: