​SHOLAT DIBELAKANG SHOF SENDIRIAN

July 29, 2017 at 2:13 pm | Posted in Tulisan Lainnya | Leave a comment

SHOLAT DIBELAKANG SHOF SENDIRIAN
Ada dua kondisi yang akan kita bahas terkait sholat dibelang shof sendirian :

1. Sengaja ia sholat dibelakang shof sendirian tanpa ada udzur, dalam artian sebenarnya shof didepannya masih ada yang kosong. Terkait kondisi seperti ini para ulama berbeda pendapat tentang keabsahan sholatnya. Asy-Syaikh Sayyid Sabiq dalam kitabnya “Fiqhus Sunnah” menukil pendapat sebagian ulama yang mengatakan sholat tersebut tidak sah. Kata beliau (1/244) :

وقال أحمد وإسحاق وابن أبي ليلى ووكيع والحسن بن صالح والنخعي وابن المنذر: من صلى ركعة كاملة خلف الصف بطلت صلاته

“Imam Ahmad, Ishaq bin Rohawaih, ibnu Abi Laila, Wakii’,  al-hasan bin Shoolih, an-Nakho’iy, dan ibnul Mundzir semuanya berpendapat bahwa orang yang sholat yang mendapatkan (minimal) satu rokaat sempurna dibelakang shof (sendirian), maka batal sholatnya.

Dalil mereka diantaranya adalah :

A.  Hadits Ali bin Syaiban yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan selainnya dengan sanad yang shahih lighoirihi, didalamnya ada sabda Nabi shallallahu alaihi wa sallam :

ﻻ ﺻﻼﺓ ﻟﻤﻨﻔﺮﺩ ﺧﻠﻒ ﺍﻟﺼﻒ ‏

“Tidak ada sholat bagi orang yang sholat sendirian dibelakang shof”.

B. Hadits Waabisboh radhiyallahu anhu :

أن رسول الله صلى الله عليه وسلم رأى رجلا يصلي خلف الصف وحده فأمره أن يعيد الصلاة.

“Bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam melihat seorang yang sholat dibelakang shof sendirian, lalu beliau memerintahkan agar ia mengulangi sholatnya” (HR. Lima ahli hadits, kecuali Nasa’i, dishahihkan al-albani). 
Namun mayoritas ulama menghukumi sholatnya tetap sah, sekalipun makruh hukumnya. Mereka memalingkan penafian sholat dalam hadits Ali bin Syaibaan diatas dibawa kepada penafian sempurnanya sholat, bukan dari sisi keabsahannya, sedangkan perintah pada hadits Waabishah dibawa kepada anjuran yang sangat. 
2. Kondisi kedua, shof didepannya sudah full tidak ada ruang tersisa baginya untuk masuk kedalam shof, sehingga terpaksa ia hanya sendirian sholat dibelakang shof. 

Bagi yang mengambil pendapat jumhur, tentu tidak ada masalah, bahkan yang mengatakan batalnya sholat sendirian dibelakang shof pun seharusnya tidak ada masalah pada kondisi seperti ini, karena bukan ia tidak mau melaksanakan kewajiban agar tidak menyediri dalam sholatnya, namun situasi dan kondisinya yang memaksanya untuk sholat sendirian dibelakang shof. 
Memang ada sebagian ulama yang memberikan solusi kepada kondisi kedua yang kita bahas ini. Asy-Syaikh Sayyid Sabiq dalam kitabnya diatas menukil solusi dari sebagian ulama sebagai berikut :

وقيل يجذب واحدا من الصف عالما بالحكم بعد أن يكبر تكبيرة الاحرام. ويستحب للمجذوب موافقته

“Ia menarik salah satu orang didepan shofnya yang kira-kira mengetahui hukum permasalahan ini, setelah orang tersebut takbirotul ihram, dan dianjurkan bagi orang yang ditarik untuk menemaninya”.
Adapun asy-syaikh bin Baz memberikan dua solusi dalam fatwanya (http://www.binbaz.org.sa/fatawa/1240) :

ﺃﻣﺎ ﻣﻦ ﺟﺎﺀ ﻭﺍﻹﻣﺎﻡ ﻓﻲ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻭﻟﻢ ﻳﺠﺪ ﻓﺮﺟﺔ ﻓﻲ ﺍﻟﺼﻒ ﻓﺈﻧﻪ ﻳﻨﺘﻈﺮ ﺣﺘﻰ ﻳﻮﺟﺪ ﻣﻦ ﻳﺼﻒ ﻣﻌﻪ، ﻭﻟﻮ ﺻﺒﻴﺎً ﻗﺪ ﺑﻠﻎ ﺍﻟﺴﺎﺑﻌﺔ ﻓﺄﻛﺜﺮ، ﺃﻭ ﻳﺘﻘﺪﻡ ﻓﻴﺼﻒ ﻋﻦ ﻳﻤﻴﻦ ﺍﻹﻣﺎﻡ ﻋﻤﻼً ﺑﺎﻷﺣﺎﺩﻳﺚ ﻛﻠﻬﺎ 

“Adapun orang yang menghadiri jamaah pada saat Imam sudah mulai mengerjakan sholat, namun ia tidak mendapatkan tempat yang kosong dalam shoff, maka ia menunggu sampai ada orang yang menemaninya sholat di shoff, sekalipun ia adalah anak kecil yang berumur tujuh tahun lebih. 

Atau ia maju, lalu sholat disamping kanan Imam, dalam rangka mengamalkan seluruh hadits”.
Akan tetapi solusi-solusi yang ditawarkan tadi, tentu ada celah untuk mengkritiknya. Wallahul a’lam.

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: