BERSIWAK

August 17, 2017 at 3:30 pm | Posted in Tulisan Lainnya | Leave a comment

BERSIWAK
Imam Syafi’i dalam “al-Umm” (1/39) berkata :

في هذا دليل على أن السواك ليس بواجب وأنه اختيار

“Dalam hal ini menunjukkan bahwa bersiwak tidaklah wajib, namun sekedar pilihan (untuk melakukannya -pent.)”.
Bersiwak sangat dianjurkan pada saat bau mulut berubah, seperti ketika bangun dari tidur, setelah makan dan minum serta ketika hendak sholat. Kata Imam Syafi’i, masih dihalaman yang sama :

 ومن تركه وصلى فلا يعيد صلاته ولا يجب عليه وضوء.

“Barangsiapa yang tidak bersiwak, lalu sholat maka tidak perlu mengulangi sholatnya dan tidak wajib mengulangi wudhunya”.
Imam ibnu Hazm dalam “al-Muhalla” berkata (1/423) :

السواك مستحب، ولو أمكن لكل صلاة لكان أفضل

“Bersiwak itu sunah, seandainya memungkinkan untuk bersiwak tiap kali sholat, maka ini lebih utama”.
Dalilnya hadits Abu Huroiroh radhiyallahu anhu secara marfu’ :

ﻟَﻮْﻟَﺎ ﺃَﻥْ ﺃَﺷُﻖَّ ﻋَﻠَﻰ ﺃُﻣَّﺘِﻲ ، ﻟَﺄَﻣَﺮْﺗُﻬُﻢْ ﻋِﻨْﺪَ ﻛُﻞِّ ﺻَﻠَﺎﺓٍ ﺑِﻮُﺿُﻮﺀٍ 

“Seandainya tidak memberatkan umatku, niscaya akan aku perintahkan mereka untuk bersiwak tiap kali hendak sholat pada saat berwudhu” (HR. Ahmad dan selainnya, dihasankan al-albani).
Kata Imam Syafi’i :

لأنه لو كان واجبا لأمرهم به شق عليهم أو لم يشق

“Karena seandainya bersiwak wajib tentu Nabi shallallahu alaihi wa sallam akan memerintahkan umatnya baik mereka merasa berat atau tidak”.

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: