MENCUCI KEDUA TELAPAK TANGAN SEBELUM BERWUDHU

August 17, 2017 at 3:31 pm | Posted in Tulisan Lainnya | Leave a comment

MENCUCI KEDUA TELAPAK TANGAN SEBELUM BERWUDHU
Imam Syafi’i dalam “al-Umm” (1/39) berkata :

وأحب غسل اليدين قبل إدخالهما الإناء للوضوء للسنة لا للفرض

“aku menyukai (baca mensunahkan) mencuci kedua telapak tangan sebelum dimasukkan ke bejana yang digunakan untuk berwudhu, karena sunah bukan karena wajib”.
Dalilnya adalah hadits shahihain dari Abu Hurairoh secara marfu’ : 

ﺇِﺫَﺍ ﺍﺳْﺘَﻴْﻘَﻆَ ﺃَﺣَﺪُﻛُﻢْ ﻣِﻦْ ﻧَﻮْﻣِﻪِ ، ﻓَﻠَﺎ ﻳَﻐْﻤِﺲْ ﻳَﺪَﻩُ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺈِﻧَﺎﺀِ ﺣَﺘَّﻰ ﻳَﻐْﺴِﻠَﻬَﺎ ﺛَﻠَﺎﺛًﺎ ، ﻓَﺈِﻧَّﻪُ ﻟَﺎ ﻳَﺪْﺭِﻱ ﺃَﻳْﻦَ ﺑَﺎﺗَﺖْ ﻳَﺪُﻩُ

“Jika kalian bangun tidur, maka janganlah mencelumkan tangannya ke bejana, sebelum mencucinya sebanyak tiga kali, karena ia tidak tahu dimana tangannya bermalam”.
Sisi pendalilan Imam Syafi’i bahwa Allah ketika memerintahkan wudhu, maka dimulai dari membasuh wajah, tidak disebutkan membasuh kedua telapak tangan disana dalam ayat tentang wudhu (surat Al Maidah ayat 6), maka membasuh kedua telapak tangan adalah sunah. 
Kemudian beliau merinci terkait kondisi  seseorang yang tetap mencelumkan tangannya ke bejana, tanpa mencuci kedua telapak tangannya :

1. Jika seorang tidak yakin tangannya tidak ada najis atau ragu-ragu, lalu ia mencelumkan kedua tangannya ke bejana, maka air wudhunya tidak ada masalah, tidak terpengaruh kesuciannya. Namun makruh hukumnya melakukan hal ini. 

2. Jika tangannya menyentuh najis, maka jika ia mencelumkan di bejana yang airnya kurang dari dua kulah, air wudhunya menjadi bermasalah harus dibuang dan tidak bisa dipakai buat berwudhu. Namun jika lebih dari dua kullah, tidak ada masalah, selama najis yang ada ditangannya tidak mempengaruhi air tersebut. 
Imam Nawawi dalam “al-Majmu” (1/349) menambahkan :

وإن تيقن طهارة يده فوجهان الصحيح منهما انه بالخياران شاء غسل ثم غمس وإن شاء غمس ثم غسل لأن كراهة الغمس عند الشك إنما كانت للخوف من النجاسة وقد تحققنا عدم النجاسة

“Jika ia yakin kesucian tangannya, maka ada dua versi pendapat (dalam madzhab Syafi’i), yang rajih ia diberikan pilihan, jika mau mencuci tangannya, baru mencelupkannya ke bejana atau jika mau mencelupkan dulu baru mencucinya, karena yang dimakruhkan ketika mencelupkan adalah jika ragu-ragu kahwatir ada najis yang menempel di tangannya, sedangkan dalam case ini, sudah terverifikasi tidak adanya najis pada tangannya”.
Imam Tirmidzi dalam “Sunannya” (No. 24) menukil pendapat lain tentang hukum mencuci kedua telapak tangan setelah bangun tidur :

وقال أحمد بن حنبل: إذا استيقظ من الليل فأدخل يده في وضوئه قبل أن يغسلها فأعجب إلي أن يهريق الماء» وقال إسحاق: «إذا استيقظ من النوم بالليل أو بالنهار فلا يدخل يده في وضوئه حتى يغسلها»

“Imam Ahmad bin Hanbal berkata : “Jika seorang bangun tidur malam, lalu ia mencelupkan tangannya sebelum dicuci, maka aku menyukai agar ia membuang air tersebut”.

Imam Ishaq bin Rohawaih berkata : “Jika seorang bangun tidur malam atau tidur siang, maka janganlah ia masukan kedalam air wudhunya, sebelum dicuci terlebih dahulu”.
Adapun terkait hukum mencuci kedua telapak tangan ketika mulai berwudhu, maka Imam Nawawi berkomentar (1/350) :

وأما أصل غسل الكفين فسنة بلا خلاف

“Adapun hukum mencuci kedua telapak tangan itu sendiri pada asalnya adalah sunah, tanpa ada perbedaan pendapat”.
Sebelumnya hal tersebut dinyatakan oleh Imam ibnul Mundzir sebagai ijma ulama dalam kitabnya “al-Ijma” (hal. 34) :

 ﺃﺟﻤﻊ ﻛﻞ ﻣَﻦ ﻧﺤﻔﻆ ﻋﻨﻪ ﻣﻦ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﻌﻠﻢ ﻋﻠﻰ ﺃﻥ ﻏﺴْﻞ ﺍﻟﻴﺪﻳﻦ ﻓﻲ ﺍﺑﺘﺪﺍﺀ ﺍﻟﻮﺿﻮﺀ ﺳﻨﺔ، ﻳﺴﺘﺤﺐ ﺍﺳﺘﻌﻤﺎﻟﻬﺎ، ﻭﻫﻮ ﺑﺎﻟﺨﻴﺎﺭ ﺇﻥ ﺷﺎﺀ ﻏﺴﻠﻬﺎ ﻣﺮﺓ، ﻭﺇﻥ ﺷﺎﺀ ﻏﺴﻠﻬﺎ ﻣﺮﺗﻴﻦ، ﻭﺇﻥ ﺷﺎﺀ ﺛﻼﺛًﺎ، ﺃﻱ ﺫﻟﻚ ﺷﺎﺀ ﻓﻌﻞ، ﻭﻏﺴﻠﻬﻤﺎ ﺛﻼﺛًﺎ ﺃﺣﺐُّ ﺇﻟﻲَّ

“Para ulama yang saya hapal sepakat bahwa mencuci kedua telapak tangan pada permulaan wudhu adalah sunah, dianjurkan untuk dilaksanakan dan boleh baginya membasuhnya sesuai yang ia kehendaki, baik satu kali atau kalau mau dua kali atau kalau mau tiga kali. Yang tiga kali lebih aku sukai… “.

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: