Hukum Taklifiy – Mandub

November 2, 2017 at 1:43 pm | Posted in Ushul Fiqih | Leave a comment

TA’LIQ ‘ALAA MATAN AL-WARAQAAT

Hukum Taklifiy – Mandub

 

Imamul Haramain berkata :

وَالْمَنْدُوب مَا يُثَاب على فعله وَلَا يُعَاقب على تَركه

“dan manduub adalah apa yang diberikan pahala ketika mengerjakannya dan tidak diberi hukuman ketika meninggalkannya”.

***

 

Ta’liq :

“al-Manduub” secara bahasa artinya adalah “الدعاء إلى الفعل، أو الدعاء إلى الأمر المهم” (ajakan untuk melakukan suatu perbuatan atau ajakan kepada perkara yang penting)[1]. Adapun secara istilah didefinisikan oleh Imamul Haramain sebagaimana diatas.

 

Perkataannya “apa yang diberikan pahala ketika mengerjakannya”, maka dalam hal ini mengeluarkan cakupan hukum Mahdzhuur (haram), makruh dan mubah, karena ketiganya ketika dikerjakan tidak mendapatkan pahala, bahkan untuk madzhuur malah mendapatkan hukuman. Sedangkan perkataanya “tidak diberi hukuman ketika meninggalkannya”, maka mengeluarkan cakupan hukum wajib, karena yang wajib ketika ditinggalkan akan mendapatkan hukuman[2].

 

Sebagian ulama melengkapi definisi mandub secara istilah sebagai berikut :

ما طلبَ الشَّارعُ فعلُهُ من غير إلزامٍ، ورتَّب على امتثالهِ المدحَ والثَّوابَ، وليسَ على تركِهِ الذَّمُّ والعقابُ

“apa yang dituntut oleh syariat untuk mengerjakannya tanpa perintah yang pasti, dan yang berakibat pujian dan pahala bagi yang mengerjakannya, sedangkan bagi yang meninggalkannya, tidak mendapatkan dosa dan hukuman”[3].

 

Oleh sebab itu, kaitannya dengan wajib pada pembahasan yang lalu, maka manduub ini terkadang merupakan downgrade dari perintah yang seharusnya wajib, yakni jika terdapat qorinah (indikator) yang memalingkan perintah tersebut dari wajib, maka diturunkan hukumnya menjadi manduub.

 

Contoh permasalahan fiqih yang dihukumi manduub adalah : sholat rowatib, bersiwak, puasa Senin-Kamis dan selainnya. Mandub ini bisa berfungsi sebagai pelayan bagi wajib dalam artian yang menyertainya dan melengkapinya, seperti sholat sunah rawatib, yang dikerjakan pada sebelum/sesudah sholat Wajib[4]. Oleh sebab itu dalam sebuah hadits qudsi Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa Salaam pernah bersabda :

إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ النَّاسُ بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ أَعْمَالِهِمُ الصَّلَاةُ»، قَالَ: ” يَقُولُ رَبُّنَا جَلَّ وَعَزَّ لِمَلَائِكَتِهِ وَهُوَ أَعْلَمُ: انْظُرُوا فِي صَلَاةِ عَبْدِي أَتَمَّهَا أَمْ نَقَصَهَا؟ فَإِنْ كَانَتْ تَامَّةً كُتِبَتْ لَهُ تَامَّةً، وَإِنْ كَانَ انْتَقَصَ مِنْهَا شَيْئًا، قَالَ: انْظُرُوا هَلْ لِعَبْدِي مِنْ تَطَوُّعٍ؟ فَإِنْ كَانَ لَهُ تَطَوُّعٌ، قَالَ: أَتِمُّوا لِعَبْدِي فَرِيضَتَهُ مِنْ تَطَوُّعِهِ، ثُمَّ تُؤْخَذُ الْأَعْمَالُ عَلَى ذَاكُمْ “

“sesungguhnya yang pertamakali dihisab pada hari kiamat dari amalan yang dilakukan manusia adalah tentang sholatnya. Rabb kita Azza wa Jalla berfirman kepada para Malaikatnya –sedangkan Dia Maha Mengetahui- : “lihatlah sholat (wajib) hambaku, apakah ia menyempurnakannya atau ada kekurangannya?”, jika sholat (wajibnya) sempurna, maka tuliskan baginya secara sempurna, namun jika ada kekurangan padanya, Allah berfirman lagi, “lihatlah apakah hamba-Ku punya sholat sunah?”, jika ia punya sholat sunah, maka sempurnakan sholat wajibnya dengan sholat sunah tersebut, kemudian catat amalnya dalam kondisi seperti itu” (HR. Abu Dawud no. 864, dishahihkan oleh al-Albani).

 

Para ulama menyebutkan nama lain untuk manduub yaitu : nafilah, mustahab, sunah, tathowu’, roghobah, dan Fadhilah[5]. Oleh sebab itu, ketika didapatkan istilah-itsilah ini dalam pembahasan fiqih, maka itu artinya sama dengan manduub, sekalipun beberapa ulama ada yang membedakan istilah-istilah ini, yang Insya Allah akan dibahas pada tingkatan lebih lanjut.

 

[1] Syarah al-Waraqaat, Abdul Kariim al-Khudhoir

[2] Ta’liq ‘alaa Syarah al-Waraqaat lil Mahaliy, DR. Hisamuddin

[3] Taisiir Ilmu Ushul Fiqih, Abdullah al-Juda’i, hal. 28

[4] Saduran dari syarah al-Waraqaat, Abdullah al-Fauzan

[5] Ta’liq ‘alaa Syarah al-Mahalliy, DR. Hisamuddin & Taisiir, Abdullah al-Juda’i

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: