HUKUM MEMAKAI GELANG BAGI LAKI-LAKI

November 22, 2017 at 2:41 pm | Posted in fiqih | Leave a comment

HUKUM MEMAKAI GELANG BAGI LAKI-LAKI

 

Dalam sebuah hadits yang shahih disebutkan bahwa Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa Salaam pernah bersabda :

لَعَنَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُخَنَّثِينَ مِنْ الرِّجَالِ وَالْمُتَرَجِّلَاتِ مِنْ النِّسَاءِ وَقَالَ أَخْرِجُوهُمْ مِنْ بُيُوتِكُمْ

“Nabi Sholallahu ‘alaihi wa Salaam melaknat laki-laki yang kewanita-wanitaan dan wanita yang kelaki-lakian. Beliau bersabda : “keluarkan orang-orang seperti itu dari rumah-rumah kalian” (HR. Bukhori).

Para ulama ketika memaparkan hukum penggunaan gelang bagi laki-laki, maka pikiran mereka langsung mengacu kepada hadits diatas, berikut akan saya nukil perkataan sebagian ulama terutama yang bermadzhab Syafi’i dalam kitab-kitab mereka terkait hukum laki-laki memakai gelang :

  1. Imamul Haramain (w. 458 H) dalam kitabnya “Nihayaatul Matholib” (7/187) :

إذا كان الرجل يتحلى بحلي تليق بالنساء، مثل أن كان يتختم بخاتم الذهب، أو يلبس السوار، فهذا الفعل محرم منه،

“jika seorang laki-laki berhias dengan perhiasaan yang layaknya dipakai wanita, seperti memakai cincin dari emas, atau memakai gelang, maka ini adalah perbuatan haram”.

  1. Al-‘Alamah Zakariyaa al-Anshori (w. 926 H) dalam kitabnya “Asaani al-Mathoolib” (1/379) berkata :

(لَا) لُبْسُ (السِّوَارِ) بِكَسْرِ السِّينِ وَضَمِّهَا (وَنَحْوِهِ) كَالدُّمْلُجِ وَالطَّوْقِ فَلَا يَحِلُّ لَهُ وَلَوْ مِنْ فِضَّةٍ لِأَنَّ فِيهِ خُنُوثَةٌ لَا تَلِيقُ بِشَهَامَةِ الرِّجَالِ

“tidak boleh memakai gelang dan semisalnya seperti ad-Dumluj (gelang yang biasanya dipasang di lengan atas) dan kalung, maka tidak boleh baginya sekalipun terbuat dari perak, karena ada padanya sifat kewanitaan, yang tidak layak bagi kesatrian laki-laki”.

 

Kemudian juga dari kalangan Hanabilah, pun sama tidak membolehkan bagi laki-laki memakai perhiasan yang menjadi trademark para wanta, saya nukilkan sebagian pendapat Aimah mereka sebagaimana dinukil oleh Al-‘Alamah Ibnu Utsaimin dalam “Syarhul Mumti’” (6/108) dari Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah yang berkata :

أما السوار، والقلادة في العنق، وما أشبه ذلك، فهذا حرام من وجه آخر، وهو التشبه بالنساء والتخنث

“adapun gelang dan kalung yang dipakai di leher dan yang semisalnya, maka ini haram dari sisi lain, yaitu menyerupai wanita dan sifat kewanita-wanitaan”.

 

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: