MENJAMAK SHOLAT KARENA MELAKUKAN SAFAR

March 22, 2018 at 4:12 pm | Posted in fiqih | Leave a comment

MENJAMAK SHOLAT KARENA MELAKUKAN SAFAR

 

Telah dimaklumi bahwa sholat lima waktu yang diwajibkan, memiliki waktu-waktu tertentu yang telah digariskan oleh syariat dan setiap muslim yang sudah mendapatkan pembebanan diharuskan menunaikan sholat-sholat tersebut sesuai dengan waktunya atau dengan kata lain pelaksanaan sholat pada waktu yang telah ditetapkan adalah salah satu syarat sah dan diterimanya sholat seseorang.

 

Namun dengan kemurahan-Nya, Allah Subhanahu wa Ta’alaa memberikan keringanan pada moment-moment tertentu, beberapa sholat tersebut dapat digabungkan atau istilahnya menjamak sholat. Asy-Syaikh Abu Malik Kamaal Hafidzahullah dalam kitabnya “Shahih Fiqh as-Sunnah” (1/491) mendefinisikan menjamak dua sholat dengan mengerjakan sholat Dhuhur dan Ashar atau sholat Maghrib dan Isya’ dalam waktu salah satu keduanya, baik menggabungkan pada waktu sholat yang pertawa (jamak taqdiim, pent.) maupun pada waktu sholat yang kedua (jamak ta`khiir, pent.).

Terkait dengan kebolehannya menjamak dua sholat karena alasan perjalanan yang mubah, maka mayoritas ulama memandang akan kebolehannya (lihat Ma’ushuu’ah Masaa`il al-Jumhuur fii fiqh al-Islaamiy, 1/215). Diantara dalil yang digunakan jumhur adalah hadits yang dikeluarkan oleh Imam Muslim dalam “Shahihnya” (2/152, cet. Al-Aamirah) :

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَبِيبٍ، حَدَّثَنَا خَالِدٌ يَعْنِي ابْنَ الْحَارِثِ، حَدَّثَنَا قُرَّةُ بْنُ خَالِدٍ، حَدَّثَنَا أَبُو الزُّبَيْرِ، حَدَّثَنَا عَامِرُ بْنُ وَاثِلَةَ أَبُو الطُّفَيْلِ، حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ، قَالَ: «جَمَعَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي غَزْوَةِ تَبُوكَ بَيْنَ الظُّهْرِ وَالْعَصْرِ، وَبَيْنَ الْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ» قَالَ: فَقُلْتُ: مَا حَمَلَهُ عَلَى ذَلِكَ؟ قَالَ: فَقَالَ: «أَرَادَ أَنْ لَا يُحْرِجَ أُمَّتَهُ»

“telah menceritakan kepada kami Yahya bin Habiib, telah menceritakan Khoolid yakni ibnul Haarits, telah menceritakan Qurrah bin Khoolid, telah menceritakan kepada kami Abu az-Zubair, telah menceritakan ‘Aamir bin Waatsilah Abu ath-Thufail, telah menceritakan kepada kami Mu’adz bin Jabal Rodhiyallahu ‘anhu beliau berkata : “Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa Salaam pada peperangan Tabuk menjamak sholat antara Dhuhur dan Ashar dan antara Maghrib dan Isya’”. (‘Aamir bin Waatsilah) berkata : “apa alasan Beliau Sholallahu ‘alaihi wa Salaam melakukan hal demikian?”, (Mu’adz Rodhiyallahu ‘anhu) menjawab : “Beliau ingin tidak memberatkan umatnya”.

 

Al-Imam Yahya bin Syaraf an-Nawaawiy (w. 676 H) Rahimahullah dalam kitabnya “Syarah Shahih Muslim” (5/212) menulis :

قَالَ الشَّافِعِيُّ وَالْأَكْثَرُونَ يَجُوزُ الْجَمْعُ بَيْنَ الظُّهْرِ وَالْعَصْرِ فِي وَقْتِ أَيَّتِهِمَا شَاءَ وَبَيْنَ الْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ فِي وَقْتِ أَيَّتهِمَا شَاءَ فِي السَّفَرِ الطَّوِيلِ

“al-Imam asy-Syaafi’i Rodhiyallahu ‘anhu dan kebanyakan ulama berpendapat bolehnya menjamak antara sholat Dhuhur dan Ashar pada waktu salah satunya yang ia kehendaki, dan antara Maghrib dan Isya pada waktu salah satunya yang ia kehendaki pada perjalanan yang panjang (48 Mil Hasyimiyyah atau kurang lebih 88 Km, pent,).

 

Diantara dalil yang digunakakan untuk menentukan jarak minimal safar diatas adalah sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam ad-Daaruquthni dalam “Sunannya” (no. 1447) dan Imam al-Baihaqiy dalam “Sunan Kubra” (no. 5404) semuanya melewati jalan :

إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ , عَنْ عَبْدِ الْوَهَّابِ بْنِ مُجَاهِدٍ , عَنْ أَبِيهِ , وَعَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «يَا أَهْلَ مَكَّةَ لَا تَقْصُرُوا الصَّلَاةَ فِي أَدْنَى مِنْ أَرْبَعَةِ بُرُدٍ مِنْ مَكَّةَ إِلَى عَسْفَانَ»

“Ismaa’iil bin ‘Ayyaasy, dari Abdil Wahhaab bin Mujaahid, dari Bapaknya dari ‘Athaa` bin Abi Rabaah, dari Ibnu Abbas Rodhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa Salaam bersabda : “wahai penduduk Mekkah, janganlah kalian meng-qashar sholat kurang dari jarak 4 barid, yaitu dari Mekkah ke ‘Asfaan”.

4 barid setara dengan 4 farsakh dan satu farsakhnya itu sama dengan 3 mil Hasyimiyyah atau jika dikonversi ke kilo meter (Km), satu farsakhnya itu sejauh 5.5 Km, yang berati 4 barid sama dengan (4 x 4 Farsakh x 5.5 Km = 88 Km).

 

Akan tetapi, Imam al-Baihaqiy setelah meriwayatkan hadits ini berkomentar tentang sanadnya :

وَهَذَا حَدِيثٌ ضَعِيفٌ، إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ لَا يُحْتَجُّ بِهِ، وَعَبْدُ الْوَهَّابِ بْنُ مُجَاهِدٍ ضَعِيفٌ بِمَرَّةٍ. وَالصَّحِيحُ أَنَّ ذَلِكَ مِنْ قَوْلِ ابْنِ عَبَّاسٍ كَمَا سَبَقَ ذِكْرُهُ

“hadits ini dhoif, Ismaa’iil bin ‘Ayyaasy tidak bisa dijadikan hujjah dan Abdul Wahhaab bin Mujaahid sangat dhoif. Yang shahih adalah ucapan Ibnu Abbas Rodhiyallahu ‘anhu sebagaimana telah berlalu penyebutannya”.

 

Imam Ishaq bin Manshuur pernah bertanya kepada Imam Ahmad bin Hanbal Rodhiyallahu ‘anhu, yang kemudian jawaban beliau didokumentasikan oleh sang penanya. Pertanyaannya adalah “apakah boleh dijamak antara dua sholat?”. Lalu al-Imam Ahmad Rahimahullah menjawab :

نعم، يجمع ولا يكون الجمع إلا في وقت إحدى الصلاتين فلو كان صلى كل صلاة في وقتها، أين كانت تكون الرخصة؟

“iya, dijamak, dan tidaklah terjadi jamak kecuali pada waktu salah satu sholat. Jika ia harus sholat terus menerus tepat waktu, jika sholat dikerjakan pada waktunya masing-masing, maka dimanakah nilai keringanannya?”.

Ketika pertanyaan senada diajukan kepada al-Imaam Ishaq bin Rahawaih, maka jawaban beliau pun senada dengan Imam Ahmad. (al-Jaami’ li Uluumi al-Imam Ahmad (6/568)).

 

Kesimpulannya, diperbolehkan menjamak sholat baik jamak taqdim maupun jamak takhir, kerena melakukan perjalanan ke luar kota. Wallahu a’lam.

 

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: