HUKUM MENERAPKAN TANDA WAQAF

May 1, 2018 at 12:30 pm | Posted in Tulisan Lainnya | Leave a comment

HUKUM MENERAPKAN TANDA WAQAF

Imam Muhammad bin Muhammad bin Muhammad bin Ali bin Yusuf ibnu al-jazariy rahimahullah dalam kitabnya al-Muqodimah al-Jazariyyah setelah menyebutkan jenis-jenis waqaf, lalu beliau menutup nadhomannya dalam bab tersebut :
وَلَيْسَ فِي الْقُرْآنِ مِنْ وَقْفٍ وَجَبْ … وَلاَ حَرَامٌ غَيْرَ مَا لَهُ سبب
“Tidak ada waqaf dalam Al Qur’an yang wajib diterapkan dan tidak ada juga yang haram jika berwaqaf, kecuali jika ada alasan tertentu.

Al-Alamah Zakariya al-Anshory rahimahullah ketika mensyarah pernyataan Imam al-Jazary diatas, beliau berkata :
“(Yakni) ketika seorang pembaca meninggalkan (tanda) waqaf tersebut berdosa dan melakukan waqaf (bukan pada tempatnya) berdosa….”
Kemudian maksud pengecualian jika ada alasan tertentu, menurut beliau adalah :
“Jika ada sebab yang menyebabkan keharaman, seperti jika ia sengaja waqaf pada :
وما مِنْ اِلٰهٍ
“Dan tidak ada tuhan” (QS. Al Maidah : 73)
Dan :
اِنِّي كَفَرْتُ
“Sesungguhnya aku kafir” (QS. Ibrahim : 22)
Dan semisalnya tanpa ada alasan darurat maka hukumnya haram. Namun jika tidak ada kesengajaan, maka lebih baik menjauhi waqaf pada kondisi seperti ini, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman”.

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: