PAHALA PUASA YANG TAK TERHINGGA

May 6, 2018 at 3:22 am | Posted in fiqih | Leave a comment

PAHALA PUASA YANG TAK TERHINGGA

 

Al-Imam al-Bukhori Rahimahullah berkata :

Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa Salaam bersabda :

يَتْرُكُ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ وَشَهْوَتَهُ مِنْ أَجْلِي الصِّيَامُ لِي، وَأَنَا أَجْزِي بِهِ وَالحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا

“dia meninggalkan makan dan minum serta sahwatnya karena-Ku Puasanya itu untuk-Ku dan Akulah yang akan membalas pahalanya, pahala itu dilipatgandakan 10 kali lipat”.

Hadits ini sanadnya sama seperti hadits no. 1894, diriwayatkan juga oleh Imam Muslim dalam shahihnya.

Yang dimaksud puasa itu adalah untuk Allah, karena yang tahu dirinya puasa atau tidak adalah dirinya dan Allah. Bisa saja seseorang pura-pura lemas, agar disangka oleh orang lain bahwa dirinya sedang berpuasa, padahal waktu didalam rumah dia makan dan minum seperti biasanya. Maka orang-orang yang benar-benar berpuasa dalam artian menahan makan, minum, berhubungan badan dan segala hal yang membatalkan puasanya, keikhlasannya lebih teruji dibandingkan amalan ibadah lainnya pada umumnya. Yang menguatkan makna ini adalah lafadz hadits yang diriwayatkan oleh Imam Baihaqi dalam “Syu’abul Iman” :

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” الصِّيَامُ لَا رِيَاءَ فِيهِ، قَالَ اللهُ: هُوَ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ، يَدَعُ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ مِنْ أَجْلِي

“dari Abi Huroiroh Rodhiyallahu ‘anhu beliau berkata, Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa Salaam bersabda : “puasa itu tidak ada riya padanya”, Allah berfirman : “puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya, ia meninggalkan makan dan minumnya karena aku”.

Namun hadits ini dhoif karena salah seorang perowinya yang bernama Manshuur bin ‘Amaar, dan Sahal Maula al-Mughiroh bin Abi Sholt, didhoifkan oleh para ulama.

 

Kemudian berdasarkan puasa ini adalah ibadah yang spesial disisi Allah Subhanahu wa Ta’alaa, maka Allah sendiri yang langsung membalasnya. Dalam lafadz hadits lainnya pahala amalan sholih selain puasa bisa dilipatgandakan 10 sampai 700 kali lipat :

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ، الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعمِائَة ضِعْفٍ، قَالَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ: إِلَّا الصَّوْمَ، فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ، يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِي

“setiap amal anak Adam akan dilipatgandakan, kebaikan dilipatgandakan 10 kali lipat sampai 100 kali lipat. Allah Azza wa Jalla berfirman : “kecuali berpuasa, karena ia untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya, ia meninggalkan syahwat dan makanannya karena-Ku” (HR. Muslim dari Abu Huroiroh Rodhiyallahu ‘anhu).

 

Zhohirnya hadits diatas menunjukkan bahwa pahala puasa lebih dari 700 kali lipat, dengan lipatan ganda yang Allah kehendaki, karena amalan lain bisa mencapai 700 kali lipat, sedangkan puasa ini spesial, Allah Subhanahu wa Ta’alaa sendiri yang langsung membalas ganjarannya. Dan rahasianya mengapa puasa diberikan pahala berlipat ganda adalah karena dalam puasa ini dibutuhkan kesabaran yang godaannya sangat besar, semisal yang kami sebutkan diatas, bisa saja dia makan dan minum di tempat yang tertutup kemudian pura-pura lemas, toh tidak ada orang yang tahu. Dan kesabaran inilah yang menyebabkan pahala dilipatgandakan sebagaimana Firman-Nya :

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ

“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas” (QS. Az-Zumar : 10).

 

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: