PUASA ITU BISA MENJADI KAFARAH

May 7, 2018 at 2:41 pm | Posted in fiqih | Leave a comment

PUASA ITU BISA MENJADI KAFARAH

 

Al-Imam al-Bukhori Rahimahullah berkata :

بَابٌ: الصَّوْمُ كَفَّارَةٌ

“Bab Puasa itu sebagai Kafarah”

 

Yakni maksudnya amalan puasa yang dilakukan seorang hamba dapat menjadi penebus atas kemaksiatan-kemaksiatan yang dilakukan oleh seorang hamba, sehingga bab ini masih terkait dengan bab sebelumnya yang berbicara tentang keutamaan puasa.

Al-Imam al-Bukhori Rahimahullah berkata :

1895 – حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، حَدَّثَنَا جَامِعٌ، عَنْ أَبِي وَائِلٍ، عَنْ حُذَيْفَةَ، قَالَ: قَالَ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، مَنْ يَحْفَظُ حَدِيثًا عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الفِتْنَةِ؟ قَالَ حُذَيْفَةُ أَنَا سَمِعْتُهُ يَقُولُ: «فِتْنَةُ الرَّجُلِ فِي أَهْلِهِ وَمَالِهِ وَجَارِهِ، تُكَفِّرُهَا الصَّلاَةُ وَالصِّيَامُ وَالصَّدَقَةُ»، قَالَ: لَيْسَ أَسْأَلُ عَنْ ذِهِ، إِنَّمَا أَسْأَلُ عَنِ الَّتِي تَمُوجُ كَمَا يَمُوجُ البَحْرُ، قَالَ: وَإِنَّ دُونَ ذَلِكَ بَابًا مُغْلَقًا، قَالَ: فَيُفْتَحُ أَوْ يُكْسَرُ؟ قَالَ: يُكْسَرُ، قَالَ: ذَاكَ أَجْدَرُ أَنْ لاَ يُغْلَقَ إِلَى يَوْمِ القِيَامَةِ، فَقُلْنَا لِمَسْرُوقٍ: سَلْهُ أَكَانَ عُمَرُ يَعْلَمُ مَنِ البَابُ؟ فَسَأَلَهُ فَقَالَ: نَعَمْ، كَمَا يَعْلَمُ أَنَّ دُونَ غَدٍ اللَّيْلَةَ

Hadits no. 1895

Telah menceritakan kepada kami Ali bin Abdillah, telah menceritakan kepada kami Sufyan, telah menceritakan kepada kami Jaami’i, dari Abi Waa`il dari Khudzaifah Rodhiyallahu ‘anhu beliau berkata, “Umar Rodhiyallahu ‘anhu berkata : “siapa yang hapal hadits dari Nabi Sholallahu ‘alaihi wa Salaam tentang fitnah?”, Khudzaifah menanggapi, “aku mendengar Beliau bersabda : “fitnahnya seorang laki-laki pada keluarga, harta dan tetangganya, semua itu dihapus dengan sholat, puasa dan sedekah”. Umar mengomentari : “aku tidak bertanya tentang itu, aku hanyalah bertanya tentang gelombang fitnah sebagaimana gelombangnya laut”. Khudzaifah melanjutkan : “sesungguhnya sebelum itu ada pintu yang tertutup”. Umar menyambungnya : “apakah pintu itu dibuka atau dipatahkah?”, jawab Khudzaifah : “dipatahkan”. Lanjut Umar : “pintu itu tidak akan  tertutup lagi sampai hari kiamat”.

Lalu kami bertanya kepada Masruuq : “tanyakan kepadanya, apakah Umar tahu dialah pintu itu?”, jawab Khudzaifah : “iya, sebagaimana ia tahu sebelum besok pagi adalah malam”.

Hadits ini diriwayatkan juga oleh Imam Muslim dalam “Shahihnya” (no. 26-144).

 

Kedudukan sanadnya : Ali bin Abdullah atau yang dikenal dengan nama Ali ibnul Madiiniy adalah Imam yang pakar dalam hadits. Imam Bukhori menggambarkan bagaimana kepakaran gurunya dalam bidang ilmu hadits dengan mengatakan :

ما استصغرت نفسى إلا بين يدى على

“aku tidak pernah merasa minder (dihadapan orang lain), kecuali didepan Ali (ibnul Madiiniy)”.

Sufyan disini adalah ibnu ‘Uyyainah, salah seorang Imam Ahlus Sunnah yang masyhur; Jaami’ bin Abi Roosyid al-Kuufiy, perowi yang tsiqoh; Abu Waa`il Syaqiiq bin Salamah, perowi yang tsiqoh; Khudzaifah ibnul Yaman Rodhiyallahu ‘anhu, shohabi jaliil pemegang rahasia Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa Salaam.

 

Puasa dapat menjadi kafarah yakni menutupi dan menghapuskan kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh seorang hamba. Dan tentu puasa adalah suatu amal kebaikan yang dapat menghapus amal kejelakan, sebagaimana Firman Allah Subhanahu wa Ta’alaa :

إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ

“Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk” (QS. Huud : 114).

 

Akan tetapi para ulama memberikan catatan bahwa jenis dosa yang bisa dihapus dengan amal kebaikan seperti sholat, puasa, sedekah dan semacamnya sebagaimana hadits diatas, adalah dosa kecil saja, tidak termasuk didalamnya dosa besar. Hal ini ditunjukan oleh sabda Nabi Sholallahu ‘alaihi wa Salaam :

الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ، وَالْجُمْعَةُ إِلَى الْجُمْعَةِ، وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ، مُكَفِّرَاتٌ مَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتَنَبَ الْكَبَائِرَ

“Sholat lima waktu, sholat Jum’at ke sholat Jum’at berikutnya dan puasa Ramadhan ke puasa Ramadhan berikutnya adalah penghapus dosa diantara waktu-waktu tersebut, ketika dosa-dosa besar dijauhi” (HR. Muslim (no. 16-233).

Adapun dosa besar maka ia hanya bisa dihapus dengan taubatan nasuha.

 

Sebagian ulama mengambil zhohir hadits Bukhori diatas dan yang sejenisnya bahwa amal-amal tersebut dapat menghapus dosa secara umum baik yang besar maupun yang kecil, namun Imam Ibnu Abdil Barr membantah pendapat yang menyelisihi jumhur ulama ini, karena dalam Al Qur’an Allah Subhanahu wa Ta’alaa berfirman :

يَا أَيهَا الَّذين آمنُوا تُوبُوا إِلَى الله تَوْبَة نصُوحًا

“Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya)” (QS. At-Tahriim : 8).

Seandainya amal kebajikan sebagaimana yang disebutkan diatas otomatis menghapus dosa besar, maka perintah untuk bertaubat tidak dibutuhkan lagi dan ini tentu tidak mungkin, mengingat dalam banyak ayat-Nya, Rabbunaa memerintahkan para hamba-Nya, segera bertaubat dengan taubat yang sebenar-benarnya. Demikian inti penjelasan al-‘Alamah Badruddin al-‘Ainiy (w. 855 H) Rahimahullah dalam kitabnya “Umdatul Qooriy Syarah Shahih Bukhori”.

 

Oleh sebab itu, pengetahuan tentang dosa-dosa apakah yang termasuk dosa besar atau dosa kecil sangat penting, karena jangan sampai terlewatkan taubat kita, sehingga menghalangi mendapatkan keutamaan dihapuskannya dosa-dosa yang kecil yang mungkin sangat banyak menghinggapi kita detik demi detik, dengan melakukan amal-amal kebajikan sebagaimana hadits-hadits diatas dan semacamnya. Dan alhamdulillah banyak para ulama yang menulis tentang apa saja yang masuk dalam perbuatan dosa besar, seperti “al-Kabaa`ir” karya Imam adz-Dzahabi dan “al-Kabaa`ir” karya Imam Muhammad bin Abdil Wahhab Rahimahumullah.

Wallahu a’lam bishowab.

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: