PINTU SURGA AR-RAYYAN TEMPAT MASUK ORANG YANG BERPUASA

May 8, 2018 at 4:14 pm | Posted in fiqih | Leave a comment

PINTU SURGA AR-RAYYAN TEMPAT MASUK ORANG YANG BERPUASA

 

Al-Imam al-Bukhori Rahimahullah berkata :

بَابٌ: الرَّيَّانُ لِلصَّائِمِينَ

“Bab ar-Rayyaan untuk orang yang berpuasa”.

 

Pintu surga sendiri memiliki 8 buah pintu, sebagaimana disebutkan dalam hadits-hadits nabawi yang shahihah, diantaranya adalah hadits :

أَدْخَلَهُ اللهُ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ الثَّمَانِيَةِ شَاءَ

“Allah akan memasukkannya ke salah satu dari 8 pintu surga mana saja yang ia kehendaki” (Muttafaqun ‘alaih).

 

Sebagian ahli bahasa mengatakan bahwa ar-Rayaan adalah wazan fa’laan dari “الرَّيِّ” yang kalau diterjemahkan artinya kurang lebih pemandangan yang indah, karena hal tersebut diperuntukan bagi orang yang berpuasa yang telah sabar menahan haus dan lapar.

Al-Imam al-Bukhori Rahimahullah berkata :

1896 – حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ، حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ بِلاَلٍ، قَالَ: حَدَّثَنِي أَبُو حَازِمٍ، عَنْ سَهْلٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: ” إِنَّ فِي الجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ، يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ القِيَامَةِ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ، يُقَالُ: أَيْنَ الصَّائِمُونَ؟ فَيَقُومُونَ لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ، فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أَحَدٌ “

Hadits no. 1896

Telah menceritakan kepada kami Khoolid bin Makhlad, telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Bilaal beliau berkata, telah menceritakan kepadaku Abu Haazim, dari Sahal Rodhiyallahu ‘anhu dari Nabi Sholallahu ‘alaihi wa Salaam Beliau bersabda : “sesungguhnya di surga ada pintu yang dikenal dengan nama ar-Rayyaan, orang-orang yang berpuasa akan memasukinya pada hari kiamat, tidak ada seorang pun yang memasukinya, selain mereka”. Dikatakan, “mana orang-orang yang berpuasa?”, maka mereka pun berdiri (segera menuju pintu itu), tidak ada seorang pun yang masuk selain mereka, jika mereka sudah masuk semua, maka pintunya ditutup, dan tidak ada seorang pun yang masuk sesudahnya”.

Hadits ini diriwayatkan juga oleh Imam Muslim dalam shahihnya (no. 166-1152).

 

Kedudukan sanadnya : Khoolid bin Makhlad, perowi shoduq yang tasyayu’ (syiah); Sulaiman bin Bilaal, seorang Imam yang tsiqoh; Abu Haazim Salamah bin Diinaar, seorang Imam yang tsiqoh. Sekalipun sanad ini, jika melihat kondisi Khoolid yang bukan termasuk ahli tsiqoh menurut ulama jarh wa ta’adil yang mu’tabar, tapi hadits ini banyak sekali mutabaah dari jalan lain yang lebih kuat, misalnya apa yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi (no. 2557) dari jalan :

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ، عَنْ أَبِي حَازِمٍ، قَالَ: حَدَّثَنِي سَهْلٌ

“telah mengabarkan kepada kami Qutaibah bin Sa’id beliau berkata, telah menceritakan kepada kami Ya’quub, dari Abi Haazim ia berkata, telah menceritakan kepadaku Sahal Rodhiyallahu ‘anhu …”.

Qutaibah adalah perowi yang tsiqoh tsabat; Ya’quub perowi yang tsiqoh.

 

Kemudian Imam Ahmad dalam “al-Musnad” (no. 22818) juga meriwayatkan dengan sanadnya :

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ، عَنْ أَبِي حَازِمٍ، عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ

“telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Abdul Malik, telah menceritakan kepada kami Hammaad bin Zaid, dari Abi Haazim, dari Sahal bin Sa’ad, dari Nabi Sholallahu ‘alaihi wa Salaam…”.

Ahmad bin Abdul Malik, perowi tsiqoh; Hammaad bin Zaid, perowi yang tsiqoh lagi tsabat.

 

Al-Imam al-Bukhori Rahimahullah berkata :

1897 – حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ المُنْذِرِ، قَالَ: حَدَّثَنِي مَعْنٌ، قَالَ: حَدَّثَنِي مَالِكٌ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ حُمَيْدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: ” مَنْ أَنْفَقَ زَوْجَيْنِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، نُودِيَ مِنْ أَبْوَابِ الجَنَّةِ: يَا عَبْدَ اللَّهِ هَذَا خَيْرٌ، فَمَنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ الصَّلاَةِ دُعِيَ مِنْ بَابِ الصَّلاَةِ، وَمَنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ الجِهَادِ دُعِيَ مِنْ بَابِ الجِهَادِ، وَمَنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ الصِّيَامِ دُعِيَ مِنْ بَابِ الرَّيَّانِ، وَمَنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ الصَّدَقَةِ دُعِيَ مِنْ بَابِ الصَّدَقَةِ “، فَقَالَ أَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: بِأَبِي أَنْتَ وَأُمِّي يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا عَلَى مَنْ دُعِيَ مِنْ تِلْكَ الأَبْوَابِ مِنْ ضَرُورَةٍ، فَهَلْ يُدْعَى أَحَدٌ مِنْ تِلْكَ الأَبْوَابِ كُلِّهَا، قَالَ: «نَعَمْ وَأَرْجُو أَنْ تَكُونَ مِنْهُمْ»

Hadits no. 1897

Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin al-Mundzir ia berkata, telah menceritakan kepadaku Ma’nun ia berkata, telah menceritakan kepadaku Maalik dari Ibnu Syihaab, dari Humaid bin Abdir Rahman, dari Abi Huroiroh Rodhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa Salaam bersabda : “barangsiapa yang menginfakkan sepasang hartanya di jalan Allah, akan dipanggil dari pintu-pintu surga, wahai hamba Allah ini adalah kebaikan, barangsiapa yang termasuk ahli sholat, akan dipanggil dari pintu sholat, barangsiapa yang termasuk ahli jihad akan dipanggil dari pintu al-jihad, barangsiapa yang termasuk ahli puasa akan dipanggil dari pintu ar-Rayyaan dan barangsiapa yang termasuk ahli sedekah, dipanggil dari pintu ash-Shodaqoh”.

Abu Bakar Rodhiyallahu ‘anhu berkata, demi bapak dan ibumu, wahai Rasulullah, apakah ada orang yang dipanggil dari pintu-pintu tersebut karena dharurah?, dan apakah ada orang yang dipanggil dari semua pintu tersebut?”. Beliau menjawab : “ada, dan aku harap engkau termasuk orang tersebut”.

Hadits ini diriwayatkan juga oleh Imam Muslim (no. 85-1027).

 

Kedudukan sanadnya : Ibrahim bin al-Mundzir, ditsiqohkan oleh Imam Yahya bin Ma’in dan Imam ad-Daruquthni; Ma’nun bin Isa, seorang perowi yang tsiqoh lagi tsabat, salah seorang murid Imam Malik yang paling kokoh; Malik bin Anas, Imam Daarul Hijrah pada zamannya; Humaid perowi tsiqoh.

 

Makna “Zaujaini” bukanlah secara leterleknya dalam terjemahan bahasa kita yaitu 2 istri, namun yang dimaksud adalah sebagaimana dinukil oleh asy-Syaikh Muhammad Fuad Abdul Baqi Rahimahullah :

قال القاضي قال الهروي في تفسير هذا الحديث قيل ما زوجان؟ قال فرسان أو عبدان أو بعيران وقال ابن عرفة كل شيء قرن بصاحبه فهو زوج يقال زوجت بين الإبل إذا قرنت بعير ببعير وقيل درهم ودينار أو درهم وثوب

“al-Qoodhi berkata, al-Harawiy berkata tentang penafsiran hadits ini, apa yang dimaksud dengan zaujaani?”, beliau mengatakan yaitu dua ekor kuda atau dua budak, atau dua ekor Unta. Ibnu ‘Arafah berkata, segala sesuatu yang dibarengkan dengan pasangannya adalah zauj…dikatakan dirham dengan dinar, atau dirham dengan pakaian”.

 

Hadits diatas menunjukkan 4 penamaan pintu dari 8 pintu surga sebagaimana yang dijelaskan dalam hadits diatas. Adapun 4 penamaan sisanya telah dibahas oleh para ulama kita. Nama 4 pintu yang disebutkan diatas adalah : pintu sholat, pintu Jihad, pintu ar-Rayaan, dan pintu Shodaqoh.

 

Adapun pengulangan sabda Nabi Sholallahu ‘alaihi wa Salaam : “orang-orang yang berpuasa akan memasukinya pada hari kiamat, tidak ada seorang pun yang memasukinya, selain mereka”. Dikatakan, “mana orang-orang yang berpuasa?”, maka mereka pun berdiri (segera menuju pintu itu), tidak ada seorang pun yang masuk selain mereka, jika mereka sudah masuk semua, maka pintunya ditutup, dan tidak ada seorang pun yang masuk sesudahnya”. Maka disini menunjukkan “penegasan dan penguatan” bahwa pintu tersebut adalah memang khusus untuk orang yang ahli berpuasa.

 

Kemudian disebutkannya pintu tersebut khusus bagi orang yang berpuasa, maka ini mutlak bagi orang yang berpuasa fardhu dan tathowu’, sebagaimana penjelasan Imam ash-Shon’aniy dalam “at-Tanwiir Syarah al-Jaami’u ash-Shoghiir” (IV/17). Lalu Imam ash-Shon’aniy Rahimahullah sudah mengantisipasi jika ada yang mengatakan, kalau begitu semua orang Mukmin akan masuk semuanya kedalamnya?”, maka beliau menjawab, bisa jadi seperti itu atau yang dimaksud adalah orang yang benar-benar berpuasa dengan sempurna.

 

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: