YANG PALING MULIA DISISI ALLAH ADALAH YANG PALING BERTAKWA

May 27, 2018 at 3:41 pm | Posted in Tulisan Lainnya | Leave a comment

YANG PALING MULIA DISISI ALLAH ADALAH YANG PALING BERTAKWA

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman :
ﺇِﻥَّ ﺃَﻛْﺮَﻣَﻜُﻢْ ﻋِﻨْﺪَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺃَﺗْﻘَﺎﻛُﻢْ
“Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu” (QS. Al Hujurat: 13).

Al-Imam ath-thabari rahimahullah mengomentari ayat diatas dengan menafsirkannya :
إن أكرمكم أيها الناس عند ربكم، أشدّكم اتقاء له بأداء فرائضه واجتناب معاصيه، لا أعظمكم بيتا ولا أكثركم عشيرة
“Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kalian wahai manusia disisi Rabb kalian, adalah orang yang paling menjaga diri (bertakwa), dengan menunaikan kewajiban-kewajiban dan menjauhi kemaksiatan-kemaksiatan, bukan orang-orang yang paling besar rumahnya dan paling banyak keluarganya”.

Beberapa ulama tafsir menyebutkan sabab nuzul bagi ayat diatas, namun riwayat sababun nuzul yang berhasil diinvetarisir oleh asy-syaikh Salim bin Ied dan Asy-Syaikh Muhammad bin Musa Alu Nashr dalam kitabnya “al-Istii’aab fii Bayaan al-Asbaab” semuanya dhoif, sehingga sengaja tidak kami tampilkan.

Al-Imam Ibnu Katsir memberikan keterangan tambahan penguat dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam dalam beberapa haditsnya, misalnya hadits Abu Hurairah radhiyallahu anhu :
سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَيُّ النَّاسِ أَكْرَمُ؟ قَالَ: “أَكْرَمُهُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاهُمْ”
“Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pernah ditanya, “siapakah manusia yang paling mulia?”, Beliau menjawab : “yang paling mulia diantara kalian disisi Allah adalah yang paling bertakwa” (HR. Bukhori).

Oleh sebab itu, dalam Islam tidak dikenal adanya diskriminasi suku dan ras, masing-masing orang dapat menjadi yang paling mulia disisi Allah, selama ia mampu meningkatkan iman dan takwa. Hal ini diperkuat oleh sabda Nabi shallallahu alaihi wa sallam kepada Abu Dzar radhiyallahu anhu :
فَإِنَّكَ لَسْتَ بِخَيْرٍ مِنْ أَحْمَرَ وَلَا أَسْوَدَ إِلَّا أَنْ تَفْضُلَهُ بِتَقْوَى
“Sesungguhnya engkau tidak lebih baik dari yang berkulit Merah dan tidak juga yang berkulit hitam, melainkan jika engkau mampu mengunggulinya dalam ketakwaan” (HR. Ahmad, dihasankan oleh Al-Albani).

Dan momentum Ramadhan kali ini dapat dioptimalkan untuk meningkatkan ketakwaan kita, karena Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman :
يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْکُمُ الصِّيَامُ کَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِکُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ
“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,” (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 183)
* Via Al-Qur’an Indonesia http://quran-id.com

Abu Sa’id Neno Triyono

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: