KAPAN MAKMUM MEMBACA AL FATIHAH PADA SHOLAT JAHRIYYAH

July 15, 2018 at 1:06 am | Posted in fiqih | Leave a comment

KAPAN MAKMUM MEMBACA AL FATIHAH PADA SHOLAT JAHRIYYAH

Al-Imam al-bukhari dalam kitabnya “Juz qiraa`ah kholfa al-imam” menampilkan juga bab yang berisi kapan waktunya bagi makmum membaca Al Fatihah dalam sholat Jahriyyah (bacaan Imam dengan keras)?

Al-Imam Bukhori menampilkan 10 (sepuluh) atsar yang kalau kita kerucutkan akan menghasilkan dua kesimpulan kapan waktunya bagi makmum membaca Al Fatihah pada kondisi diatas, yaitu :
1. Tatkala menunggu jeda imam ketika diam, baik pada saat diamnya imam antara takbir dengan bacaannya, maupun diamnya imam setelah membaca Al Fatihah. Dalam hal ini, Imam Bukhori menampilkan 8 atsar, dimana 2 atsar dinilai cacat sanadnya oleh Muhaqiq kitab diatas dan 3 atsar lagi tidak secara sharih menunjukkan dalil dalam masalah ini, sehingga menyisakan 3 atsar yang bernilai hujjah yang akan saya tampilkan untuk para pembaca yang mulia, sebagai berikut :
A. Atsar Imam Sa’id bin Jubair -Imam dikalangan Tabi’i pada waktu itu- rahimahullah yang berkata :
إِنَّ السَّلَفَ كَانَ إِذَا أَمَّ أَحَدُهُمُ النَّاسَ كَبَّرَ ثُمَّ أَنْصَتَ حَتَّى يَظُنَّ أَنَّ مَنْ خَلْفَهُ قَدْ قَرَأَ فَاتِحَةَ الْكِتَابِ ثُمَّ قَرَأَ {وَأَنْصِتُوا} [الأعراف: ٢٠٤]
“Para sahabat ketika mengimami sholat, mereka bertakbir lalu diam, hingga merasa para makmum dibelakangnya selesai membaca Al Fatihah, lalu baru ia membaca “dan kalian diam” (QS. Al A’raf : 204).
Pentahqiq kitab ini memberi penilaian shahih untuk sanadnya;
B. Atsar Imam Abu Salamah -termasuk aimah dikalangan Tabi’in juga- rahimahullah yang berkata :
لِلْإِمَامِ سَكْتَتَانِ فَاغْتَنِمُوا الْقِرَاءَةَ فِيهِمَا بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ
“Bagi imam ada dua waktu mereka diam, maka manfaatkanlah oleh kalian (para makmum) dua waktu diam tersebut untuk membaca Al Fatihah”.
Imam Bukhori menyebutkan sanad lain, yang menyambungkan Abu Salamah kepada Abu Hurairoh radhiyallahu anhu sehingga atsar ini naik statusnya menjadi mauquf dengan sanad yang dihasankan oleh muhaqiq;
C. Atsar Imam Urwah bin Zubair -termasuk Aimah Tabi’in juga- rahimahullah yang berkata kepada anaknya Hisyaam rahimahullah :
يَا بَنِيَّ اقْرَءُوا فِيمَا يَسْكُتُ الْإِمَامُ وَاسْكُتُوا فِيمَا جَهَرَ وَلَا تَتِمُّ صَلَاةٌ لَا يُقْرَأُ فِيهَا بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ فَصَاعِدًا، مَكْتُوبَةٌ وَمُسْتَحَبَّةٌ
“Wahai anakku, bacalah Al Fatihah tersebut ketika Imam diam dan diamlah menyimak bacaan imam ketika men-jahr-nya, tidak sempurna sholat yang tidak dibacakan didalamnya Al Fatihah dan surat lainnya, yang ini wajib dan yang itu sunnah”.
Sanadnya dishahihkan oleh muhaqiq.

2. Agaknya Imam Bukhori sudah menyiapkan jawaban tatkala terjadi kondisi dimana sang Imam sholat tidak diam untuk memberikan kesempatan membaca Al Fatihah bagi makmum, atau memang ini adalah waktu yang kedua sebagai alternatif pilihan disamping waktu pertama yang telah berlalu penjelasannya. Dalam hal ini, Imam Bukhori menampilkan sebuah atsar dari shahabi Jaliil Abu Hurairoh radhiyallahu anhu yang berkata :
إِذَا قَرَأَ الْإِمَامُ بِأُمِّ الْقُرْآنِ فَاقْرَأْ بِهَا وَاسْبُقْهُ، فَإِنَّ الْإِمَامَ إِذَا قَضَى السُّورَةَ قَالَ {غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ} [الفاتحة: ٧] قَالَتِ الْمَلَائِكَةُ: آمِينَ، فَإِذَا وَافَقَ قَوْلُكَ قَضَاءَ الْإِمَامِ أُمَّ الْقُرْآنِ كَانَ قَمِنًا أَنْ يُسْتَجَابَ
“Jika Imam membaca Al Fatihah maka kalian ikuti bacaan Al Fatihahnya juga, karena tatkala Imam selesai membaca Al Fatihah “ghairu maghdhuubi ‘alaihim wa laadh dhaalliin”, maka Malaikat berkata : “Aamiin, karena jika bacaanmu berbarengan setelah Imam selesai membaca Al Fatihah, maka diharapkan akan dikabulkan doanya”.
Muhaqiq menshahihkan sanadnya.

Kemudian 1 atsar tersisa yang dijadikan penutup dalam bab ini oleh Imam Bukhori, dari Shahabi Jaliil Abu Hurairoh radhiyallahu anhu yang berkata :
إِذَا أَدْرَكْتَ الْقَوْمَ رُكُوعًا لَمْ تَعْتَدَّ بِتِلْكَ الرَّكْعَةِ
“Jika engkau mendapatkan jamaah sholat Sudah ruku’, maka janganlah dihitung rakaat tersebut”.
Atsar ini dishahihkan oleh muhaqiq.

Atsar tersebut merupakan pembahasan lain terkait apakah makmum yang mendapati Imam Sudah ruku’ yang berarti si makmum masbuq tersebut tidak sempat membaca Al Fatihah bersama Imam, apakah rakaatnya tersebut bagi si makmum tadi dihitung atau tidak?
Dan madzhab Imam Bukhori adalah tidak menghitungnya sebagai rakaat bagi makmum masbuq tersebut.

Sebagai tambahan, ada alternatif lain yakni makmum membaca Al Fatihah tersebut ketika Imam sedang membaca surat, tatkala kita dapati sang Imam tidak diam memberikan kesempatan bagi si makmum untuk membaca Al Fatihah. Hal ini diisyaratkan oleh hadits Ubadah bin ash-Shamit radhiyallahu anhu sebagaimana dalam pembahasan terdahulu. Imam Abu Dawud dalam Sunannya (no. 823) meriawayatkan darinya :
ﻛُﻨَّﺎ ﺧَﻠْﻒَ ﺭَﺳُﻮﻝِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻓِﻲ ﺻَﻠَﺎﺓِ ﺍﻟْﻔَﺠْﺮِ ، ﻓَﻘَﺮَﺃَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ، ﻓَﺜَﻘُﻠَﺖْ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺍﻟْﻘِﺮَﺍﺀَﺓُ ، ﻓَﻠَﻤَّﺎ ﻓَﺮَﻍَ ﻗَﺎﻝَ : ‏( ﻟَﻌَﻠَّﻜُﻢْ ﺗَﻘْﺮَﺀُﻭﻥَ ﺧَﻠْﻒَ ﺇِﻣَﺎﻣِﻜُﻢْ ! ﻗُﻠْﻨَﺎ : ﻧَﻌَﻢْ ، ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ . ﻗَﺎﻝَ : ﻟَﺎ ﺗَﻔْﻌَﻠُﻮﺍ ﺇِﻟَّﺎ ﺑِﻔَﺎﺗِﺤَﺔِ ﺍﻟْﻜِﺘَﺎﺏِ ، ﻓَﺈِﻧَّﻪُ ﻟَﺎ ﺻَﻠَﺎﺓَ ﻟِﻤَﻦْ ﻟَﻢْ ﻳَﻘْﺮَﺃْ ﺑِﻬَﺎ ‏)
“Kami pernah sholat bermakmum dibelakang Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pada waktu sholat Subuh, Beliau membaca surat dan amat berat bacaannya, tatkala selesai Beliau berkata : “mungkin kalian tadi membaca dibelakang Imam kalain?”, kami menjawab, “benar”, lanjut Beliau : “janganlah kalian lakukan, kecuali sekedar membaca Al Fatihah, karena tidak sah sholat tanpa membaca Al Fatihah”.
Haditsnya dihasankan oleh Imam Tirmidzi dan dishahihkan oleh Imam al-Khothobi dan selainnya.

Alasan lainnya juga, karena bacaan surat Imam sunah hukumnya, sedangkan bacaan Al Fatihah bagi yang mengambil opsi sebagaimana mazhab Bukhori adalah wajib baginya, sehingga yang wajib dapat mengalahkan yang sunnah.

Wallahu a’lam bish shawab.

Abu Sa’id Neno Triyono

Advertisements

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: