TINGKATAN NERAKA

October 3, 2018 at 1:17 am | Posted in Aqidah | Leave a comment

TINGKATAN NERAKA

Sebagaimana Jannah yang bertingkat-tingkat, neraka pun bertingkat-tingkat. Hanya saja tingkatan neraka ini kebawah, berbeda dengan surga yang tingkatannya ke atas, semakin besar karunia Allah yang diberikan atas jerih payah seorang hamba, maka semakin tinggi juga kedudukannya di jannah nanti. Begitu juga dengan neraka, semakin seorang hamba bermaksiat kepada Allah, maka semakin dalam tempat tinggalnya di neraka kelak. Hal ini diisyaratkan oleh Firman Allah Subhanahu wa Ta’alaa :
إِنَّ الْمُنَافِقِينَ فِي الدَّرْكِ الأسْفَلِ مِنَ النَّارِ وَلَنْ تَجِدَ لَهُمْ نَصِيرًا
“Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka” (QS. An Nisaa` : 145).

Continue Reading TINGKATAN NERAKA…

Advertisements

HADITS ORANG YANG MATI MENJAWAB SALAM SAUDARANYA YANG BERZIARAH KEPADANYA

September 9, 2018 at 2:20 pm | Posted in Aqidah, Hadits | Leave a comment

HADITS ORANG YANG MATI MENJAWAB SALAM SAUDARANYA YANG BERZIARAH KEPADANYA

Syaikhul Islam Ibnul Qoyyim al-Jauziyyah dalam kitabnya “ar-Ruuh” (hal. 7 -Daarul Hadits, Kairo) berkata :
“Imam Ibnu Abdil Bar berkata : “telah tsabit dari Nabi shalallahu alaihi wa sallam bahwa Beliau bersabda :
ﻣَﺎ ﻣﻦ ﻣُﺴﻠﻢ ﻳﻤﺮ ﻋﻠﻰ ﻗﺒﺮ أَخِيْهِ ﻓِﻲ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﻓَﻴﺴﻠﻢ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺇِﻟَّﺎ ﺭﺩ ﺍﻟﻠﻪ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺭﻭﺣﻪ ﺣَﺘَّﻰ ﻳﺮﺩ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺍﻟﺴَّﻠَﺎﻡ
“Tidaklah seorang Muslim melewati kuburan saudaranya di dunia, lalu mengucapkan salam kepadanya, kecuali Allah akan mengembalikan ruhnya, hingga si mayit bisa membalas salamnya”.

================================

Continue Reading HADITS ORANG YANG MATI MENJAWAB SALAM SAUDARANYA YANG BERZIARAH KEPADANYA…

BID’AH KARENA TIDAK DIKERJAKAN NABI

August 6, 2018 at 12:02 am | Posted in Aqidah | Leave a comment

BID’AH KARENA TIDAK DIKERJAKAN NABI

“JIKA RASULULLAH SHALALLAHU ALAIHI WA SALLAM SENGAJA MENINGGALKAN SUATU IBADAH PADAHAL DISANA ADA FAKTOR YANG BISA MENYEBABKAN UNTUK MENGERJAKANNYA ATAU TIDAK ADANYA PENGHALANG DALAM MELAKUKAN AMALAN TERSEBUT, MAKA MENGERJAKAN IBADAH TERSEBUT ADALAH BID’AH”

Ini adalah kaedah ketiga untuk mengenali bid’ah yang merupakan penjabaran dari ushul pertama, sebagaimana yang disampaikan oleh DR. Muhammad al-Jaizajaaaniy hafizhahullah. Ini masuk kedalam pembahasan sunnah Tarkiyyah, yakni sunnah dalam pengertian hadits bukan saja hanya perkataan, perbuatan dan persetujuan Nabi shallallahu alaihi wa sallam, tapi disana ada bagian yang keempat dengan apa yang disebut oleh para ulama dengan nama “Sunnah Tarkiyyah” (sesuatu yang sengaja ditinggalkan Nabi shallallahu alaihi wa sallam).

Continue Reading BID’AH KARENA TIDAK DIKERJAKAN NABI…

PARA ULAMA MEMUTLAKKAN BID’AH PADA IBADAH YANG BERLANDASKAN HADITS DHAIF

August 4, 2018 at 3:45 am | Posted in Aqidah | Leave a comment

PARA ULAMA MEMUTLAKKAN BID’AH PADA IBADAH YANG BERLANDASKAN HADITS DHAIF

Syaikhul Islam ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata :
“Banyak mujtahid salaf dan kholaf, mereka mengatakan atau berbuat yang sebenarnya itu adalah bid’ah, namun mereka tidak mengetahui bahwa itu bid’ah, bisa jadi karena haditsnya dhoif yang mereka sangka shahih…” (Majmu Fatawa (XIX/191)).

Continue Reading PARA ULAMA MEMUTLAKKAN BID’AH PADA IBADAH YANG BERLANDASKAN HADITS DHAIF…

IBADAH YANG BERSUMBER DARI HADITS PALSU ADALAH BID’AH

August 3, 2018 at 1:37 am | Posted in Aqidah | Leave a comment

IBADAH YANG BERSUMBER DARI HADITS PALSU ADALAH BID’AH

Pada pembahasan yang lalu, kami telah menyebutkan 3 ushul dalam mengenali sebuah amalan itu adalah bid’ah. Pada pembahasan kali ini dan selanjutkan, kami akan menyampaikan resume dari keterangan DR. Muhammad al-Jaizaaniy hafizhahullah terkait kaedah-kaedah mengenal bid’ah yang merupakan penjabaran dari masing-masing salah satu ushul bid’ah diatas.

Continue Reading IBADAH YANG BERSUMBER DARI HADITS PALSU ADALAH BID’AH…

ULAMA MALIKIYYAH MENOLAK SEKTE ASYA’IRAH

July 29, 2018 at 1:39 pm | Posted in Aqidah | Leave a comment

ULAMA MALIKIYYAH MENOLAK SEKTE ASYA’IRAH

Al-Imam ibnu Abdil Bar (w. 464 H) menukil pernyataan yang tegas dari Imam Muhammad bin Ahmad bin Ali bin Khuwaiz Mindaad (w. 390 H) rahimahullah yang mewakili para pengikut mazhab Imam Malik terkait berlepas dirinya mereka dari sekte asya’irah dan yang sejenisnya. Dalam “Jaami’u Bayaan al-‘Ilm wa Fadhlihi” (II/942, cet. Daar ibnul Jauzi, KSA), Imam ibnu Khuwaiz rahimahullah berkata :
أهل الأهواء عند مالك وسائر أصحابنا هم أهل الكلام فكل متكلم فهو من أهل الأهواء والبدع أشعريا كان أو غير أشعري ولا تقبل له شهادة في الإسلام ويهجر ويؤدب على بدعته، فإن تمادى عليها استتيب منها
“Ahlul hawa menurut Imam Malik dan rekan-rekannya adalah ahlul kalam. Setiap ahli kalam adalah ahli hawa dan ahli bid’ah, baik ia pengikut sekte asy’ariyah atau bukan. Tidak diterima persaksiannya dalam islam, mereka diboikot dan dihukum atas bid’ahnya, jika masih terus menerus diatas bid’ahnya maka diminta bertaubat darinya”.

Continue Reading ULAMA MALIKIYYAH MENOLAK SEKTE ASYA’IRAH…

TERMASUK KESYIRIKAN MEMINTA DIDOAKAN KEPADA ORANG YANG SUDAH WAFAT

July 29, 2018 at 12:04 am | Posted in Aqidah | Leave a comment

TERMASUK KESYIRIKAN MEMINTA DIDOAKAN KEPADA ORANG YANG SUDAH WAFAT

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
وَالَّذِيْنَ تَدْعُوْنَ مِنْ دُوْنِهٖ مَا يَمْلِكُوْنَ مِنْ قِطْمِيْرٍ
اِنْ تَدْعُوْهُمْ لَا يَسْمَعُوْا دُعَآءَكُمْ ۚ وَلَوْ سَمِعُوْا مَا اسْتَجَابُوْا لَـكُمْ ۗ وَيَوْمَ الْقِيٰمَةِ يَكْفُرُوْنَ بِشِرْكِكُمْ ۗ
“Dan orang-orang yang kamu seru (sembah) selain Allah tidak mempunyai apa-apa walaupun setipis kulit ari. Jika kamu menyeru mereka, mereka tidak mendengar seruanmu, dan sekiranya mereka mendengar, mereka juga tidak memperkenankan permintaanmu. Dan pada hari Kiamat mereka akan mengingkari kemusyrikanmu”. (QS. Fatir 35: Ayat 13-14)

Continue Reading TERMASUK KESYIRIKAN MEMINTA DIDOAKAN KEPADA ORANG YANG SUDAH WAFAT…

BAGAIMANA KITA MENGENAL BID’AH?

July 27, 2018 at 1:19 am | Posted in Aqidah | Leave a comment

BAGAIMANA KITA MENGENAL BID’AH?

Ini adalah pertanyaan yang menjadi sub judul pembahasan di kitab yang ditulis oleh asy-syaikh Ali Hasan al-halabi Hafizhahullah “ilmu Ushul Bida'” (hal. 75-90), beliau menukil pernyataan gurunya, al-‘Alamah Muhammad Nashiruddin al-albani rahimahullah terkait beberapa parameter untuk mengetahui suatu hal sebagai bid’ah :

Continue Reading BAGAIMANA KITA MENGENAL BID’AH?…

KEYAKINAN BATHINIYYAH DALAM MASALAH ASMA WA SHIFAT

July 26, 2018 at 12:20 am | Posted in Aqidah | Leave a comment

KEYAKINAN BATHINIYYAH DALAM MASALAH ASMA WA SHIFAT

Bathiniyyah adalah sekte yang sesat dan menyesatkan yang sangat merusak dan sejarah telah mencatat salah satu kekejaman mereka melalui salah satu bagian dari sekte ini yang dinamakan dengan al-qaramithah, dimana pada musim haji tahun 317 H mereka melakukan aksi terorisme dengan membunuhi para jemaah haji ketika itu dan puncaknya mereka mencuri hajar aswad. (https://almanhaj.or.id/2014-al-bathiniyah-kelompok-sesat-dan-menyesatkan.html dan https://almanhaj.or.id/2580-penjarahan-hajar-aswad.html).

Continue Reading KEYAKINAN BATHINIYYAH DALAM MASALAH ASMA WA SHIFAT…

APAKAH IMAM ABUL HASAN AL-ASY’ARIY PERNAH MENEMPUH KEYAKINAN KULABIYYAH?

July 25, 2018 at 5:46 pm | Posted in Aqidah | Leave a comment

APAKAH IMAM ABUL HASAN AL-ASY’ARIY PERNAH MENEMPUH KEYAKINAN KULABIYYAH?

Kulabiyyah adalah dinisbatkan kepada Abdullah bin Sa’id bin Kulaab al-Bahsri (w. 241 H), dia sezaman dengan Imam Ahmad Rahimahullah. Ibnu Kulaab adalah tokoh ahli kalam sebagaimana disifatkan oleh Imam Abdul Qoohir al-Baghdadiy dalam kitabnya “Ushuluddin”.

Continue Reading APAKAH IMAM ABUL HASAN AL-ASY’ARIY PERNAH MENEMPUH KEYAKINAN KULABIYYAH?…

Next Page »

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: