KEHARAMAN BUNGA BANK BERDASARKAN IJTIHAD KOLEKTIF PARA ULAMA ISLAM SELURUH DUNIA

June 21, 2018 at 2:35 pm | Posted in fiqih | Leave a comment

KEHARAMAN BUNGA BANK BERDASARKAN IJTIHAD KOLEKTIF PARA ULAMA ISLAM SELURUH DUNIA

beberapa ulama kontemporer menyuarakan kembali budaya berijtihad dalam menggali hukum-hukum Islam, dimana mereka meyakini bahwa pintu ijtihad senantiasa terbuka seiring perkembangan zaman. Sebagian ulama mencoba memperkuat ijtihad ini dengan mengusulkan sebuah ide yang bernama ijtihad Jama’iy (kolektif), yakni ijtihad ini tidak dilakukan oleh orang per orang, tapi secara kolektif kemudian mereka berkumpul dan bermusyawarah untuk menghasilkan keputusan-keputusan hukum didalam menghadapi tantang zaman terkait hukum-hukum fiqih masalah kekinian, sebagai pegangan kaum muslimin.

Continue Reading KEHARAMAN BUNGA BANK BERDASARKAN IJTIHAD KOLEKTIF PARA ULAMA ISLAM SELURUH DUNIA…

Advertisements

IMAM MEMIMPIN SHOLAT DALAM KONDISI LUPA BELUM BERSUCI

June 18, 2018 at 1:24 pm | Posted in fiqih | Leave a comment

IMAM MEMIMPIN SHOLAT DALAM KONDISI LUPA BELUM BERSUCI

Al-Imam al-bukhari rahimahullah dalam “Shahihnya” (no. 275) dan Imam Muslim dalam “Shahihnya” (no. 605) meriwayatkan sampai sanadnya kepada abu Hurairah radhiyallahu anhu :
ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲ ﻫُﺮَﻳْﺮَﺓَ، ﻗَﺎﻝَ : ﺃُﻗِﻴﻤَﺖِ ﺍﻟﺼَّﻼَﺓُ ﻭَﻋُﺪِّﻟَﺖِ ﺍﻟﺼُّﻔُﻮﻑُ ﻗِﻴَﺎﻣًﺎ، ﻓَﺨَﺮَﺝَ ﺇِﻟَﻴْﻨَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ، ﻓَﻠَﻤَّﺎ ﻗَﺎﻡَ ﻓِﻲ ﻣُﺼَﻠَّﺎﻩُ، ﺫَﻛَﺮَ ﺃَﻧَّﻪُ ﺟُﻨُﺐٌ، ﻓَﻘَﺎﻝَ ﻟَﻨَﺎ : ‏« ﻣَﻜَﺎﻧَﻜُﻢْ ‏» ﺛُﻢَّ ﺭَﺟَﻊَ ﻓَﺎﻏْﺘَﺴَﻞَ، ﺛُﻢَّ ﺧَﺮَﺝَ ﺇِﻟَﻴْﻨَﺎ ﻭَﺭَﺃْﺳُﻪُ ﻳَﻘْﻄُﺮُ، ﻓَﻜَﺒَّﺮَ ﻓَﺼَﻠَّﻴْﻨَﺎ ﻣَﻌَﻪُ ” ﺗَﺎﺑَﻌَﻪُ ﻋَﺒْﺪُ ﺍﻷَﻋْﻠَﻰ، ﻋَﻦْ ﻣَﻌْﻤَﺮٍ، ﻋَﻦِ ﺍﻟﺰُّﻫْﺮِﻱِّ، ﻭَﺭَﻭَﺍﻩُ ﺍﻷَﻭْﺯَﺍﻋِﻲُّ، ﻋَﻦِ ﺍﻟﺰُّﻫْﺮِﻱِّ
“sholat telah diiqomati, shof pun telah rapi lurus, lalu Rasulullah sholallahu alaihi wa salam keluar (hendak mengimami sholat), tatkala Nabi sholallahu alaihi wa salam berdiri di tempat Imam, Beliau baru ingat kalau dirinya sedang junub (dan belum mandi janabah-pent.), maka Beliau sholallahu alaihi wa salam berkata kepada kami : “tetaplah di tempat kalian”. Kemudian Beliau keluar untuk mandi (janabah), lalu kembali mengimami kami dan kepala masih menetes air (bekas mandi), lalu Beliau bertakbir dan mengimami sholat kami”.

Continue Reading IMAM MEMIMPIN SHOLAT DALAM KONDISI LUPA BELUM BERSUCI…

JIKA SHOLAT IED BERLANGSUNG PADA HARI JUM’AT, APAKAH MASIH WAJIB SHOLAT JUM’AT?

June 7, 2018 at 4:54 pm | Posted in fiqih | Leave a comment

JIKA SHOLAT IED BERLANGSUNG PADA HARI JUM’AT, APAKAH MASIH WAJIB SHOLAT JUM’AT?

 

Terdapat beberapa hadits secara marfu’ kepada Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa Salaam yang memberikan petunjuk kepada kita semuanya terkait masalah dalam judul artikel ini. diantara hadits-hadits tersebut adalah :

  1. Hadits Abu Huroiroh Rodhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa Salaam pernah bersabda :

قَدِ اجْتَمَعَ فِي يَوْمِكُمْ هَذَا عِيدَانِ، فَمَنْ شَاءَ أَجْزَأَهُ مِنَ الْجُمُعَةِ، وَإِنَّا مُجَمِّعُونَ

“sungguh telah terkumpul pada hari kalian ini dua hari raya, maka barangsiapa yang mau, (sholat Iednya tadi) telah mencukupinya dari melaksanakan sholat Jum’at, namun kami tetap melaksanakan sholat Jum’at” (HR. Abu Dawud no. 1073, dishahihkan al-Albani).

Continue Reading JIKA SHOLAT IED BERLANGSUNG PADA HARI JUM’AT, APAKAH MASIH WAJIB SHOLAT JUM’AT?…

BERPUASA TAPI MASIH BERKATA-KATA BATIL

June 6, 2018 at 3:56 pm | Posted in fiqih | Leave a comment

BERPUASA TAPI MASIH BERKATA-KATA BATIL

 

Al-Imam al-Bukhori Rahimahullah berkata :

بَابُ مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ، وَالعَمَلَ بِهِ فِي الصَّوْمِ

“Bab orang-orang yang tidak meninggalkan qoul az-Zuur dan mengerjakannya pada saat berpusa”.

 

“qoul az-Zuur”, secara bahasa adalah ucapan dusta dan batil. Dalam Al –Qur`an kita dilarang untuk menyaksikan acara-acara yang terkandung az-Zuur didalamnya, sebagaimana Firman-Nya :

وَالَّذِينَ لَا يَشْهَدُونَ الزُّورَ

“dan orang-orang yang tidak menyaksikan az-Zuur” (QS. Al-Furqaan : 72). Continue Reading BERPUASA TAPI MASIH BERKATA-KATA BATIL…

MUSAFIR MENGIMAMI SHOLATNYA ORANG MUKIM

May 29, 2018 at 9:37 am | Posted in fiqih | Leave a comment

MUSAFIR MENGIMAMI SHOLATNYA ORANG MUKIM

 

Seorang musafir boleh menjadi Imam sholat bagi yang mukim, sebagaimana perkataan Imam Syaukani dalam “Nailul Author” (III/199) :

وَالْحَدِيثُ يَدُلُّ عَلَى جَوَازِ ائْتِمَامِ الْمُقِيمِ بِالْمُسَافِرِ وَهُوَ مُجْمَعٌ عَلَيْهِ كَمَا فِي الْبَحْرِ

“dan hadits ini menunjukkan atas bolehnya seorang mukim bermakmum dibelakang musafir, ini adalah disepakati sebagaimana dalam Al-Bahr”.

Continue Reading MUSAFIR MENGIMAMI SHOLATNYA ORANG MUKIM…

MUSAFIR YANG KEMBALI KE KAMPUNG HALAMANNYA PADA SIANG HARI, DAN WANITA HAIDH YANG SUCI PADA SIANG HARI, WAJIBKAH BERPUASA SISA HARINYA SAMPAI MAGHRIB?

May 27, 2018 at 8:01 am | Posted in fiqih | Leave a comment

MUSAFIR YANG KEMBALI KE KAMPUNG HALAMANNYA PADA SIANG HARI, DAN WANITA HAIDH YANG SUCI PADA SIANG HARI,

WAJIBKAH BERPUASA SISA HARINYA SAMPAI MAGHRIB?

 

Gambarannya adalah seorang musafir mengambil rukhshoh untuk berbuka, namun pada siang hari ia sudah sampai ke kampung halamannya, sehingga jadilah ia mukim pada kondisi tersebut. Maka pertanyaannya adalah apakah ia wajib berpuasa pada sisa harinya sampai Maghrib? Atau sudah tidak wajib lagi, karena pada awal siang ia sudah dalam kondisi berbuka?

Continue Reading MUSAFIR YANG KEMBALI KE KAMPUNG HALAMANNYA PADA SIANG HARI, DAN WANITA HAIDH YANG SUCI PADA SIANG HARI, WAJIBKAH BERPUASA SISA HARINYA SAMPAI MAGHRIB?…

APAKAH PENUNTUT ILMU BOLEH MENERIMA ZAKAT MAL?

May 26, 2018 at 4:32 pm | Posted in fiqih | Leave a comment

APAKAH PENUNTUT ILMU BOLEH MENERIMA ZAKAT MAL?

 

Syariat telah memberikan petunjuk yang jelas tentang siapa sajakah yang berhak menerima zakat dalam Surat At-Taubah ayat ke-60 :

إِنَّمَا الصَّدَقَاتُ لِلْفُقَرَاءِ وَالْمَسَاكِينِ وَالْعَامِلِينَ عَلَيْهَا وَالْمُؤَلَّفَةِ قُلُوبُهُمْ وَفِي الرِّقَابِ وَالْغَارِمِينَ وَفِي سَبِيلِ اللَّهِ وَابْنِ السَّبِيلِ فَرِيضَةً مِنَ اللَّهِ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ

“Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu’allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yuang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana”.

Continue Reading APAKAH PENUNTUT ILMU BOLEH MENERIMA ZAKAT MAL?…

RASULULLAH Sholallahu ‘alaihi wa Salaam BERTAMBAH DERMAWAN PADA BULAN RAMADHAN

May 23, 2018 at 3:01 pm | Posted in fiqih | Leave a comment

RASULULLAH Sholallahu ‘alaihi wa Salaam BERTAMBAH DERMAWAN

PADA BULAN RAMADHAN

 

Al-Imam al-Bukhori Rahimahullah berkata :

بَابٌ: أَجْوَدُ مَا كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَكُونُ فِي رَمَضَانَ

“Bab Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa Salaam selama bulan Ramadhan lebih dermawan lagi”.

 

Al-Jawad secara istilah menurut Al Hafidz Ibnu Hajar adalah memberikan sesuatu yang layak kepada orang yang layak diberi, dan ini sifatnya lebih umum daripada shodaqoh. Rasulullah adalah manusia yang paling dermawan tidak hanya pada bulan Ramadhan saja, namun juga pada kehidupan sehari-harinya, hanya saja kedermawanannya lebih meningkat lagi pada bulan Ramadhan, sebagaimana hadits yang dibawakan Imam Bukhori di bab ini : Continue Reading RASULULLAH Sholallahu ‘alaihi wa Salaam BERTAMBAH DERMAWAN PADA BULAN RAMADHAN…

NIAT PUASA

May 19, 2018 at 11:34 pm | Posted in fiqih | Leave a comment

NIAT PUASA

 

Al-Imam al-Bukhori Rahimahullah berkata :

بَابُ مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا وَنِيَّةً

“Bab barangsiapa yang berpuasa Ramadhan dengan keimanan, mengharapkan pahala dan niat”.

 

Niat adalah syarat atau rukun puasa yang tidak sah tanpanya. Al-Imam asy-Syafi’i Rahimahullah berkata dalam “al-Umm” (II/105) :

فَمَنْ قَالَ: لَا يُجْزِي رَمَضَانُ إلَّا بِنِيَّةٍ

“barangsiapa yang mengatakan tidak sah puasa Ramadhan, kecuali dengan niat”.

Continue Reading NIAT PUASA…

PINTU SURGA DIBUKA PADA BULAN RAMADHAN

May 13, 2018 at 2:04 am | Posted in fiqih, Hadits | Leave a comment

PINTU SURGA DIBUKA PADA BULAN RAMADHAN

 

Al-Imam al-Bukhori Rahimahullah berkata :

1898 – حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ، حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ جَعْفَرٍ، عَنْ أَبِي سُهَيْلٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: «إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِحَتْ أَبْوَابُ الجَنَّةِ»

Hadits no. 1898

“telah menceritakan kepada kami Qutaibah, telah menceritakan kepada kami Ismail bin Ja’far, dari Abi Suhail, dari Bapaknya, dari Abi Huroiroh Rodhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa Salaam bersabda : “jika telah datang Ramadhan, maka dibukalah pintu-pintu surga”.

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dengan lafadz yang lebih panjang dalam “Shahihnya” (no. 1-1079).

Continue Reading PINTU SURGA DIBUKA PADA BULAN RAMADHAN…

Next Page »

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: