STATUS HADITS PERAWI MUDALLIS DALAM STUDI KASUS HADITS BOLEHNYA LAKI-LAKI MEMAKAI CINCIN EMAS

March 15, 2018 at 5:39 pm | Posted in Hadits | Leave a comment

STATUS HADITS PERAWI MUDALLIS DALAM STUDI KASUS HADITS BOLEHNYA LAKI-LAKI MEMAKAI CINCIN EMAS

 

Imam al-Albani Rahimahullah dalam kitabnya “Tamaam al-Minnah fii Ta’liiq ‘alaa Fiqh as-Sunnah” ketika menyebutkan mukadimah Ilmiyyah sebagai pengantar dalam memahami hadits-hadits hukum atau metode fiqih yang berlandaskan dalil-dalil sunnah yang dikenal dengan istilah Fiqih as-Sunnah, beliau memaparkan dalam mukadimah tersebut kaedah yang ketiga yaitu “menolak haditsnya para perowi Mudallis”[1].

Continue Reading STATUS HADITS PERAWI MUDALLIS DALAM STUDI KASUS HADITS BOLEHNYA LAKI-LAKI MEMAKAI CINCIN EMAS…

Advertisements

TAKHRIJ HADITS UMATKU YANG PALING MULIA ADALAH PEMBAWA AL QUR’AN DAN YANG BIASA SHOLAT MALAM

March 13, 2018 at 11:06 pm | Posted in Hadits | Leave a comment

TAKHRIJ HADITS UMATKU YANG PALING MULIA

ADALAH PEMBAWA AL QUR’AN DAN YANG BIASA SHOLAT MALAM

 

Diriwayatkan dari Shohabi Jaliil Abdullah bin Abbas Rodhiyallahu ‘anhumaa bahwa Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa Salaam bersabda :

أَشْرَافُ أُمَّتِي حَمَلَةُ الْقُرْآنِ وَأَصْحَابُ اللَّيْلِ

“Umatku yang paling mulia adalah pembawa Al Qur’an dan orang yang giat menghidupkan malam”.

 

Al-‘Alamah al-Munawiy (w. 1031 H) dalam kitabnya “Faidh al-Qodiir Syarh al-Jaami’i ash-Shoghiir”[1] menafsirkan hadits diatas sebagai berikut :

حَمَلَةُ الْقُرْآنِ” yakni :

حفاظه الحاملون له في صدورهم العاملون بمقتضاه

“orang-orang yang menghapal Al Qur’an yang membawanya dalam dada-dada mereka dan mengerjakan konsekuensi kandungannya”. Continue Reading TAKHRIJ HADITS UMATKU YANG PALING MULIA ADALAH PEMBAWA AL QUR’AN DAN YANG BIASA SHOLAT MALAM…

MEMAHAMI HADITS YANG PALING SERING KEKENYANGAN ADALAH YANG PALING LAMA MERASAKAN KELAPARAN PADA HARI KIAMAT – BAGIAN 1

February 13, 2018 at 7:41 pm | Posted in Hadits | Leave a comment

MEMAHAMI HADITS YANG PALING SERING KEKENYANGAN ADALAH YANG PALING LAMA MERASAKAN KELAPARAN PADA HARI KIAMAT

 

Terdapat sebuah hadits marfu’ yang berbunyi :

فَإِنَّ أَكْثَرَهُمْ شِبَعًا فِي الدُّنْيَا أَطْوَلُهُمْ جُوعًا يَوْمَ القِيَامَةِ

“maka sesungguhnya yang paling banyak kekenyangan di dunia adalah yang paling lama merasakan kelaparan pada hari kiamat”.

 

Sebelum kita mendengarkan penjelasan para ulama terkait hadits ini, maka perlu kita pastikan validitasnya. Imam al-Albani telah mentakhrij hadits ini di dua nomor dalam kitabnya “Silsilah Ahaadits Shahihah” (no. 343 & 3372) dan beliau menemukan hadits diatas diriwayatkan dari 5 orang sahabat sebagai berikut, dengan ringkasan cacat pada jalannya dan tambahan keterangan dari kami.

Continue Reading MEMAHAMI HADITS YANG PALING SERING KEKENYANGAN ADALAH YANG PALING LAMA MERASAKAN KELAPARAN PADA HARI KIAMAT – BAGIAN 1…

TAKHRIJ HADITS DZIKIR PAGI DAN PETANG “RODHITU BILLAHI ROBBAA” – BAGIAN AKHIR-

February 11, 2018 at 11:04 am | Posted in Hadits | Leave a comment

 

Melanjutkan takhrij haditsnya, maka dalam tulisan kali ini saya akan menambahkan takhrij hadits yang dilakukan oleh asy-Syaikh Thooriq bin ‘Aathif Hijaaziy Hafidzahullah dari jalan shohabi Jalil Abu Huroiroh Rodhiyallahu ‘anhu secara marfu’ dan Imam ‘Athoo bin Yasaar Rahimahullah secara mursal.

Continue Reading TAKHRIJ HADITS DZIKIR PAGI DAN PETANG “RODHITU BILLAHI ROBBAA” – BAGIAN AKHIR-…

TAKHRIJ HADITS DZIKIR PAGI DAN PETANG “RODHITU BILLAHI ROBBAA” ) – HADITS TSAUBAAN

February 11, 2018 at 9:29 am | Posted in Hadits | Leave a comment

TAKHRIJ HADITS DZIKIR PAGI DAN PETANG “RODHITU BILLAHI ROBBAA”

 

Melanjutkan takhrij haditsnya, pada tulisan yang pertama saya telah menyinggung bahwa al-‘Alamah bin Baz Rahimahullah menukil hadits terkait masalah ini dari jalan shohabi Jaliil Tsaubaan Rodhiyallahu ‘anhu. Maka pada kesempatan ini, kita akan menyebutkan jalan ini dan meneliti kevalidannya.

Continue Reading TAKHRIJ HADITS DZIKIR PAGI DAN PETANG “RODHITU BILLAHI ROBBAA” ) – HADITS TSAUBAAN…

TAKHRIJ HADITS DZIKIR PAGI DAN PETANG “RODHITU BILLAHI ROBBAA”

February 10, 2018 at 4:23 pm | Posted in Hadits | Leave a comment

TAKHRIJ HADITS DZIKIR PAGI DAN PETANG “RODHITU BILLAHI ROBBAA”

 

Melanjutkan takhrij sebelumnya terkait dzikir diatas yang tertera didalam kutub ushul hadits, Imam al-Albani kemudian menemukan jalan lain yang beliau takhrij dalam “Silsilah Ahaadits ash-Shahihah” (no. 2686). Hadits tersebut kata asy-Syaikh al-Albani Rahimahullah dicantumkan oleh Imam al-Mundziriy dalam kitabnya “at-Targhiib wa at-Tarhiib” (1/229) yang beliau nukil dari kitabnya Imam Thabrani dalam “Mu’jam al-Kabiir” (no. 838) dari jalannya sampai kepada :

نا رِشْدِينُ بْنُ سَعْدٍ، عَنْ حَيِّ بْنِ عَبْدِ اللهِ الْمَعَافِرِيِّ، عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْحُبُلِيِّ، عَنِ الْمُنَيْذِرِ صَاحِبِ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – وَكَانَ يَكُونُ بِإِفْرِيقِيَّةَ – قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: ” مَنْ قَالَ إِذَا أَصْبَحَ: رَضِيتُ بِاللهِ رَبًّا، وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا، وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيًّا، فَأَنَا الزَّعِيمُ لِآخُذَ بِيَدِهِ حَتَّى أُدْخِلَهُ الْجَنَّةَ “

“telah menceritakan kepada kami Risydiin bin Sa’ad dari Hayyi bin Abdillah al-Ma’aafiriy dari Abi Abdir Rakhman al-Hubuliy dari al-Munaidzir Rodhiyallahu ‘anhu –sahabat Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa Salaam-, beliau berasal dari Afrika- beliau berkata : “aku mendengar Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa Salaam bersabda : “barangsiapa ketika pagi mengucapkan, aku ridho Allah sebagai tuhan, Islam sebagai agama, dan Muhammad Sholallahu ‘alaihi wa Salaam sebagai Nabi, maka aku menjamin akan menggandeng tangannya, lalu memasukkannya kedalam surga”.

Continue Reading TAKHRIJ HADITS DZIKIR PAGI DAN PETANG “RODHITU BILLAHI ROBBAA”…

TAKHRIJ HADITS DZIKIR PAGI DAN PETANG “RODHITU BILLAH..”

February 9, 2018 at 5:13 pm | Posted in Hadits | Leave a comment

TAKHRIJ HADITS DZIKIR PAGI DAN PETANG “RODHITU BILLAH..”

 

Diantara dzikir pagi dan petang yang disebutkan oleh asy-Syaikh DR. Sa’id bin Ali al-Qohthooniy dalam kitabnya yang sangat terkenal terkait doa dan dzikir, yaitu “Khisnul Muslim” adalah dzikir :

رَضِيتُ بِاللَّهِ رَبًّا وَبِالإِسْلاَمِ دِينًا وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيًّا

“aku ridho Allah sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku dan Muhammad Sholallahu ‘alaihi wa Salaam sebagai Nabiku”.

Yang dibaca sebanyak 3 (tiga) kali tiap pagi dan petang. Continue Reading TAKHRIJ HADITS DZIKIR PAGI DAN PETANG “RODHITU BILLAH..”…

TAKHRIJ HADITS KEUTAMAAN MENGGUNTING KUKU PADA HARI JUM’AT – Bagian 03

February 9, 2018 at 2:10 pm | Posted in Hadits | Leave a comment

TAKHRIJ HADITS KEUTAMAAN MENGGUNTING KUKU PADA HARI JUM’AT

 

Imam abu asy-Syaikh al-Asbahaani dalam kitabnya diatas juga meriwayatkan dengan sanadnya (no. 810) :

حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَاصِمٍ النَّبِيلُ، نَا الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ الْحُلْوَانِيُّ، نَا عَمْرُو بْنُ مُحَمَّدٍ، نَا مُحَمَّدُ بْنُ الْقَاسِمِ الْأَسَدِيُّ، نَا مُحَمَّدُ بْنُ سُلَيْمَانَ الْمَسْمُولِيُّ، نَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ سَلَمَةَ بْنِ وَهْرَامَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو،

“….dari Abdullah bin ‘Amr Rodhiyallahu ‘anhu :

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَأْخُذُ شَارِبَهُ وَأَظْفَارَهُ كُلَّ جُمُعَةٍ

Bahwa Nabi Sholallahu ‘alaihi wa Salaam biasanya memotong kumis dan kukunya setiap hari Jum’at”.

Continue Reading TAKHRIJ HADITS KEUTAMAAN MENGGUNTING KUKU PADA HARI JUM’AT – Bagian 03…

TAKHRIJ HADITS KEUTAMAAN MENGGUNTING KUKU PADA HARI JUM’AT (Bagian 01)

February 7, 2018 at 3:33 pm | Posted in Hadits | Leave a comment

TAKHRIJ HADITS KEUTAMAAN MENGGUNTING KUKU PADA HARI JUM’AT

 

Para ulama peneliti hadits mengatakan bahwa tidak disebutkan sama sekali dalam kitab-kitab hadits yang dijadikan rujukan utama, yaitu Kutubus Sittah (Shahih Bukhori, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Sunan Tirmidzi, Sunan Nasa`i dan Sunan Ibnu Majah) hadits marfu’ yang disandarkan kepada Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa Salaam tentang menggunting kuku pada hari Jum’at.

Continue Reading TAKHRIJ HADITS KEUTAMAAN MENGGUNTING KUKU PADA HARI JUM’AT (Bagian 01)…

KESALAHAN PEMBAHASAN AKIDAH DALAM SYARAH SHAHIH MUSLIM IMAM NAWAWI

December 23, 2017 at 8:04 pm | Posted in Hadits | 2 Comments

KESALAHAN PEMBAHASAN AKIDAH DALAM SYARAH SHAHIH MUSLIM IMAM NAWAWI

 

Pada tulisan kami berapa waktu yang lalu, kami menyebutkan beberapa tulisan ulama sebagai bantahan ilmiyyah terhadap kesalahan akidah yang terjadi didalam kitab “Fathul Bari” karya besar al-Hafidz Ibnu Hajar al-Asqolani. Tentu bantahan ilmiyyah adalah perkara yang biasa terjadi, asal semua itu dilandasi oleh bukti-bukti yang kuat dalam agama kita, terutama dalam masalah akidah salaf yang lurus, dan tentunya kita mendapatkan manfaat yang besar dengan adanya kritikan-kritikan ilmiyyah ketika mempelajari Fathul Bari, karena sebagai “warning” jika ada kesalahan-kesalahan akidah yang terluput pada saat membahasnya.

Continue Reading KESALAHAN PEMBAHASAN AKIDAH DALAM SYARAH SHAHIH MUSLIM IMAM NAWAWI…

Next Page »

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: