BACAAN I’TIDAL “MIL U” ATAU “MIL A”

November 21, 2017 at 3:09 pm | Posted in fiqih, Hadits | Leave a comment

BACAAN I’TIDAL “MIL`U” ATAU “MIL`A”

 

Telah masyhur dzikir ketika I’tidal yaitu :

للَّهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَمِلْءَ الأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَىْءٍ بَعْدُ أَهْلَ الثَّنَاءِ وَالْمَجْدِ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلاَ مُعْطِىَ لِمَا مَنَعْتَ وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

“Allahumma robbanaa lakal hamdu mil-assamawaati wa mil-al ardhi, wa mil-a maa syi’ta min syai-in ba’du, ahlats tsanaa-i wal majdi, laa maani’a limaa a’thoita, wa laa mu’thiya lima mana’ta, wa laa yanfa’u dzal jaddi minkal jaddu

artinya: “Ya Allah, Rabb kami, bagi-Mu segala puji sepenuh langit dan sepenuh bumi, sepenuh apa yang Engkau kehendaki setelah itu. Wahai Tuhan yang layak dipuji dan diagungkan. Tidak ada yang dapat menghalangi apa yang Engkau berikan dan tidak ada pula yang dapat memberi apa yang Engkau halangi, tidak bermanfaat kekayaan bagi orang yang memiliinya, hanyalah dari-Mu kekayaan itu” (HR. Muslim no. 471).

Continue Reading BACAAN I’TIDAL “MIL U” ATAU “MIL A”…

Advertisements

KEUTAMAAN BANGUN MALAM LALU MEMBACA AL QUR’AN

November 17, 2017 at 11:04 pm | Posted in Hadits | Leave a comment

KEUTAMAAN BANGUN MALAM LALU MEMBACA AL QUR’AN

 

Imam Abu Dawud dalam “Sunannya” (no. 1398) meriwayatkan sebuah hadits dengan sanadnya sebagai berikut :

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ صَالِحٍ، حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ، أَخْبَرَنَا عَمْرٌو، أَنَّ أَبَا سَوِيَّةَ، حَدَّثَهُ، أَنَّهُ سَمِعَ ابْنَ حُجَيْرَةَ، يُخْبِرُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ قَامَ بِعَشْرِ آيَاتٍ لَمْ يُكْتَبْ مِنَ الغَافِلِينَ، وَمَنْ قَامَ بِمِائَةِ آيَةٍ كُتِبَ مِنَ القَانِتِينَ، وَمَنْ قَامَ بِأَلْفِ آيَةٍ كُتِبَ مِنَ المُقَنْطِرِينَ»

“telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Shoolih, telah menceritakan kepada kami ibnu Wahab, telah mengabarkan kepada kami ‘Amr, bahwa Abu Sawiyyah telah menceritakan kepadanya bahwa ia mendengar Ibnu Hujairoh mengabarkan hadits dari Abdullah bin ‘Amr bin al-‘Ash Rodhiyallahu ‘anhu beliau berkata, Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa Salaam bersabda :

“barangsiapa yang “qooma” dengan membaca sepuluh ayat, maka ia tidak dicatat sebagai orang yang lalai, barangsiapa yang “qooma” dengan membaca seratus ayat, maka dicatat sebagai orang yang “qoonit”, barangsiapa yang “qooma” dengan membaca seribu ayat, maka dicatat sebagai orang yang mendapat pahala berlimpah ruah”.

Continue Reading KEUTAMAAN BANGUN MALAM LALU MEMBACA AL QUR’AN…

TAKHRIJ HADITS 9 DARI 10 PINTU RIZKI ADA PADA PERDAGANGAN

October 31, 2017 at 4:09 pm | Posted in Hadits | Leave a comment

TAKHRIJ HADITS 9 DARI 10 PINTU RIZKI ADA PADA PERDAGANGAN

 

Hadits diatas sangat masyhur, terutama di lisan para pedagang, namun dibalik kemasyhurannya hadits diats diriwayatkan dalam kitab hadits yang tidak masyhur. Imam ibnu Abid Dunya (w. 281 H) lah yang meriwayatkan hadits diatas dalam kitabnya “Islahul Maal” (no. 213) :

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ , حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ , عَنْ دَاوُدَ بْنِ أَبِي هِنْدَ , عَنْ نُعَيْمِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «تِسْعَةُ أَعْشَارِ الرِّزْقِ فِي التِّجَارَةِ» Continue Reading TAKHRIJ HADITS 9 DARI 10 PINTU RIZKI ADA PADA PERDAGANGAN…

MENGENAL PENGUJIAN HADITS DENGAN MUTAABA’AAT DAN SYAWAAHID

October 28, 2017 at 2:49 pm | Posted in Hadits | Leave a comment

MENGENAL PENGUJIAN HADITS DENGAN MUTAABA’AAT DAN SYAWAAHID[1]

 

Ini adalah permasalahan yang dibahas oleh para penulis kitab Mustholah Hadits dalam kitab-kitab mereka. Imam Ibnu Sholaah memasukkan pembahasan ini pada point “an-Nau’” (jenis) yang kelima belas. Inti dari pembahasan dalam tema ini adalah untuk menguji sebuah hadits apakah perowinya bersendirian atau tidak? Apakah ia ma’ruf (dikenal) atau tidak?.

Continue Reading MENGENAL PENGUJIAN HADITS DENGAN MUTAABA’AAT DAN SYAWAAHID…

HADITS MENDAPATKAN DUNIA DAN AKHIRAT DENGAN ILMU

October 20, 2017 at 11:54 pm | Posted in Hadits | Leave a comment

HADITS MENDAPATKAN DUNIA DAN AKHIRAT DENGAN ILMU

 

Telah masyhur sebuah hadits yang dinisbatkan kepada Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa Salaam yang berbunyi :

من أراد الدنيا فعليه بالعلم، ومن أراد الآخرة فعليه بالعلم، ومن أراد الدنيا والآخرة فعليه بالعلم

“Barangsiapa yang menginginkan dunia maka hendaklah dengan ilmu, barangsiapa yang menginginkan akhirat, maka hendaklah dengan ilmu, barangsiapa yang menginginkan keduanya, maka hendaklah dengan ilmu”.

 

Namun berdasarkan penelitian para ulama, kalimat diatas bukan hadits marfu’ dan tidak ada satu pun kitab hadits, sekalipun dalam kitab-kitab hadits palsu yang mencantumkan kalimat diatas. Al-‘alamah Muqbil bin Hadi rahimahullah ketika ditanya apakah kalimat diatas adalah hadits?, beliau menjawab : Continue Reading HADITS MENDAPATKAN DUNIA DAN AKHIRAT DENGAN ILMU…

HADITS BERBUAT SECARA TERARAH

October 17, 2017 at 12:49 pm | Posted in Hadits | Leave a comment

HADITS BERBUAT SECARA TERARAH

 

Diriwayatkan bahwa Rasulullah sholallahu ‘alaihi wa Salam bersabda :

إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يُحِبُّ إِذَا عَمِلَ أَحَدُكُمْ عَمَلًا أَنْ يُتْقِنَهُ

Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla suka jika kalian ketika beramal / bekerja melakukan pekerjaan tersebut dengan itqan (terarah, jelas dan bersungguh-sungguh).

Takhrij Hadits : Continue Reading HADITS BERBUAT SECARA TERARAH…

TAKHRIJ HADITS MENIKAH SETENGAH AGAMA

March 24, 2017 at 5:51 pm | Posted in Hadits | Leave a comment

TAKHRIJ HADITS MENIKAH SETENGAH AGAMA

 

Diriwayatkan bahwa Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa Salaam bersabda :

إِذَا تَزَوَّجَ الْعَبْدُ فَقَدْ كَمُلَ نِصْفُ الدِّينِ، فَلْيَتَّقِ اللهَ فِي النِّصْفِ الْبَاقِي

“Jika seorang menikah, maka telah memenuhi setengah agamanya, sehingga bertakwalah pada separuh lagi sisanya”.

 

Takhrij Hadits :

 

Berdasarkan penelusuran kami, hadits diatas hanya diriwayatkan oleh satu orang sahabat, yakni berasal dari riwayat Anas bin Malik Rodhiyallahu ‘anhu. Berdasarkan data takhrij hadits yang kami dapatkan bahwa yang meriwayatkan dari sahabat Anas bin Malik Rodhiyallahu ‘anhu ada 3 jalan :

  1. Yazid Ar-Ruqosy dari Anas Rodhiyallahu ‘anhu.

Haditsnya diriwayatkan oleh Imam Baihaqi dalam “Syu’abul Iman (no. 5100, cet. Maktabah Ar-Rusyd)”, dan Imam Ath-Thabrani dalam “Mu’jam Al-Ausath (no. 7647 & 8794).

Yaziid bin Abaan Ar-Ruqosy (w. Sebelum 120 H), didhoifkan oleh mayoritas ulama, Al Hafidz dalam “At-Taqriib” menilainya, (perowi) dhoif tapi ahli zuhud.

  1. Abdur Rokhman bin Zaid dari Anas Rodhiyallahu ‘anhu.

Haditsnya diriwayatkan oleh Imam Al-Hakim dalam “Al-Mustadrok (no. 2681)”, dan  Imam Baihaqi dalam “Syu’abul Iman (no. 5101)”. Dengan lafadz :

مَنْ رَزَقَهُ اللَّهُ امْرَأَةً صَالِحَةً، فَقَدْ أَعَانَهُ عَلَى شَطْرِ دِينِهِ، فَلْيَتَّقِ اللَّهَ فِي الشَّطْرِ الثَّانِي

“Barangsiapa yang Allah berikan rizki berupa wanita sholehah, maka Allah telah menolong separuh agamanya, sehingga hendaknya ia bertakwa pada separuh yang kedua”.

Kedua Imam diatas meriwayatkan dengan jalannya sampai kepada ‘Amr bin Abi Salamah At-Tunisiy, dari Zuhair bin Muhammad, dari Abdur Rokhman bin Zaid, dari Anas Rodhiyallahu ‘anhu.

Amr bin Abi Salamah ditsiqohkan oleh sekelompok ulama menurut Imam Adz-Dzahabi; Zuhair bin Muhammad dinilai oleh Imam Adz-Dzahabi “tsiqoh (membawakan) hadits ghorib, terkadang datang dengan riwayat hadits yang diingkari”; sedangkan Abdur Rokman bin Zaid, belum jelas siapa yang dimaksud, jika itu Abdur Rokhman bin Zaid bin Aslam, sebagai dicantumkan oleh Imam Al-Mizzi, diantara deretan gurunya Zuhair, maka ia adalah perowi yang dhoif dan seorang Tabi’it Tabi’in pertengahan, yang otomatis menunjukkan sanad ini terputus, namun jika itu bukan beliau, maka kami belum mendapatkan siapa Abdur Rokhman bin Zaid ini. Berdasarkan hal ini maka sanad hadits ini adalah dhoif. Continue Reading TAKHRIJ HADITS MENIKAH SETENGAH AGAMA…

Pintu Taubat Selalu Terbuka

February 22, 2017 at 5:00 pm | Posted in Hadits | Leave a comment

Pintu Taubat Selalu Terbuka

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠﻪَ ﻳَﺒْﺴُﻂُ ﻳَﺪَﻩُ ﺑِﺎﻟﻠَّﻴْﻞِ ﻟِﻴَﺘُﻮْﺏَ ﻣُﺴِﻴﺊُ ﺍﻟﻨَّﻬَﺎﺭِ ﻭَﻳَﺒْﺴُﻂُ ﻳَﺪَﻩُ ﺑِﺎﻟﻨَّﻬَﺎﺭِ ﻟِﻴَﺘُﻮْﺏَ ﻣُﺴِﻴﺊُ ﺍﻟﻠَّﻴْﻞِ ﺣَﺘَّﻰ ﺗَﻄْﻠُﻊَ ﺍﻟﺸَّﻤْﺲُ ﻣِﻦْ ﻣَﻐْﺮِﺑِﻬَﺎ .
“Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala selalu membuka tanganNya di waktu malam untuk menerima taubat orang yang melakukan kesalahan di siang hari, dan Allah membuka tanganNya pada siang hari untuk menerima taubat orang yang melakukan kesalahan di malam hari. Begitulah, hingga matahari terbit dari barat” (HR. MUSLIM)

*FAWAID :*
1. pintu taubat senantiasa terbuka setiap saat.
2. Luasnya Rahmat dan karunia Allah kepada kita semuanya, dengan diampunkannya segala dosa dan kesalahan kita.
3. Motivasi bagi setiap pribadi muslim agar jangan berputus asa terhadap Rahmat Allah, masih ada kesempatan memperbaiki diri, selama hayat dikandung badan.
4. Pintu taubat tertutup secara umum ketika matahari terbit dari sebelah barat.

SEKILAS TENTANG KITAB ASY-SYAMAIL AL-MUHAMMADIYYAH

January 29, 2017 at 2:37 pm | Posted in Hadits | Leave a comment

SEKILAS TENTANG KITAB ASY-SYAMAIL AL-MUHAMMADIYYAH

Umat Nabi Muhammad Sholallahu ‘alaihi wa Salaam tentu harus mengenal lebih dekat dengan Nabinya tersebut. Diantara kitab yang sangat layak untuk dipelajari adalah kitab Asy-Syamail Al-Muhammadiyyah karya Imam Tirmidzi, salah seorang ulama hadits kenamaan yang karyanya dalam bidang hadits yang dikenal dengan nama Sunan Tirmidzi menjadi kitab induk hadits yang selayaknya dipelajari oleh seorang Muslim.

Kitab Asy-Syamail Al-Muhammadiyyah terdiri dari 56 bab dan berupa hadits-hadits yang bersanad yang jumlahnya sebanyak 417 buah. Membahas mulai dari fisik Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa Salaam, pakaian, sepatu, cara berjalan, cara makan, cara tidur, ibadah dan akhlak-akhlak luhur Beliau lainnya. Kemudian Imam Tirmidzi menutup kitabnya dengan sebuah bab yang berjudul, mimpi melihat Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa Salaam, seolah-olah Imam Tirmidzi mengisyaratkan ketika seseorang mempelejari, membahas dan meresapi kitab ini, maka kerinduannya akan memuncak ingin bertemu dengan Beliau dan bagi orang-orang yang tidak sezaman dengan beliau, setidak-tidaknya di dunia ini, bisa bermimpi berjumpa dengan Beliau dengan sifat dan ciri-ciri yang sesungguhnya sebagaimana telah dikabarkan dalam riwayat-riwayat yang shahihah. Continue Reading SEKILAS TENTANG KITAB ASY-SYAMAIL AL-MUHAMMADIYYAH…

JUMLAH HADITS DALAM SUNAN IBNU MAJAH

January 29, 2017 at 1:12 pm | Posted in Hadits | Leave a comment

JUMLAH HADITS DALAM SUNAN IBNU MAJAH

 

Sunan Ibnu Majah adalah salah satu dari kitab yang masyhur dikenal dengan nama Kutubus Sitah (6 kitab induk hadits) yakni : Shahih Bukhori, Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Sunan Tirmidzi, Sunan Nasa`i, dan Sunan Ibnu Majah. Asy-Syaikh Muhammad Fuad Abdul Baqi telah menghitung jumlah hadits yang tertera dalam kitab Sunan Ibnu Majah, dengan rincian sebagai berikut :

  • Jumlah total haditsnya adalah 4341 buah
  • Jumlah hadits yang tertera di kutub khomsah (Bukhori, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Nasa’i) berjumlah 3002 buah
  • Jumlah hadits yang hanya diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah yang tidak diriwayatkan oleh salah satu Kutub Khomsah adalah 1339 buah, ini disebut dengan az-Zawaid (tambahan)
  • Dari 1339 buah hadits, berdasarkan status haditsnya menurut beliau adalah sebagai berikut :
  • 428 buah hadits shahih
  • 199 buah hadits hasan
  • 613 buah hadits dhoif
  • 99 buah hadits yang parah kelemahannya bahkan sampai derajat palsu.

 

Saya (Abu Said) pernah menghitung penilaian Imam Al Albani dalam ta’liqnya terhadap sunan Abu Dawud, beliau menilai ada 43 buah hadits palsu dalam sunan Abu Dawud. Sedangkan berdasarkan informasi dari Imam Suyuthi dalam kitabnya Tadribur Rawi, bahwa Imam Ibnul Jauzi dalam kitabnya Al-Maudhu’aat beliau menghitungnya ada 16 hadits palsu dalam sunan Ibnu Majah. Wallahul a’lam.

Next Page »

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: