KELAHIRAN RASULULLAH SHOLALLAHU ‘ALAIHI WA SALAAM BERDASARKAN RIWAYAT SHAHIHAH

December 11, 2016 at 5:45 pm | Posted in Siroh | Leave a comment

KELAHIRAN RASULULLAH SHOLALLAHU ‘ALAIHI WA SALAAM BERDASARKAN RIWAYAT SHAHIHAH

 

Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa Salaam dilahirkan pada hari Senin, berdasarkan riwayat Abu Qotadah Al-Anshoriy Rodhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi Sholallahu ‘alaihi wa Salaam pernah ditanya :

وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ الِاثْنَيْنِ؟ قَالَ: «ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ، وَيَوْمٌ بُعِثْتُ – أَوْ أُنْزِلَ عَلَيَّ فِيهِ -»

“Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa Salaam ditanya tentang puasa hari Senin?, Beliau menjawab : “pada hari itu aku dilahirkan dan pada hari itu aku diutus atau diturunkan Al Qur’an (pertama kali)” (HR. Muslim).

  Continue Reading KELAHIRAN RASULULLAH SHOLALLAHU ‘ALAIHI WA SALAAM BERDASARKAN RIWAYAT SHAHIHAH…

Advertisements

BIOGRAFI RINGKAS DR. MAHMUD THOHAN

November 26, 2016 at 11:10 pm | Posted in Siroh | Leave a comment

BIOGRAFI RINGKAS DR. MAHMUD THOHAN

Nama lengkap beliau adalah Abu Hafsh Mahmud bin Ahmad bin Mahmud Thahan saudara kandung asy-Syaikh Abdur Rahim -seorang ulama yg terkenal-.
Dikatakan bahwa nasab beliau bersambung sampai kepada ahlu bait yakni sampai kepada Ali bin Husain bin Ali bin Abi Thalib.

Beliau dilahirkan pada tanggal 12 Juni 1935 di kota Halab Suria
Setelah hapal Al Qur’an dan belajar di sekolah dasar sampai menengah, kemudian beliau melanjutkan kuliah jurusan Syariah di universitas Damaskus. Lalu beliau lanjutkan S2 nya di Univ madinah jurusan hadis dan S3 nya di Al Azhar, beliau berhasil mendapatkan gelar Doktor dengan disertasinya yang berjudul “al hafidz al khothiib al baghdadi wa atsaruhu fii uluumil hadist.

Kemudian beliau pun menjadi dosen, diantaranya beliau pernah mengajar di univ ibnu saud di Riyadh di jurusan syariah, pada saat mengampu mata kuliah ilmu hadis, beliau menyusun sebuah diktat dalam ilmu hadis yg sangat masyhur kitabnya ini, bahkan dijadikan rujukan pelajaran ilmu hadis di berbagai negeri. Judulnya adalah taisir mustholah hadis. Kitab ini dirilis pada tahun 1977.
Lalu pada tahun 1982 beliau pindah mengajar di univ Kuwait sampai pensiun pada tahun 2005. Namun beliau masih aktif menjadi dosen di jurusan tafsir hadis.
Semoga Allah memberkahi dan menjaga Beliau atas jasa2nya dalam berkhidmat kepada Islam dan kaum muslimin.

Diolah dari berbagai sumber.

PERJALANAN ILMIAH IMAM ABUL HASAN AL ASY’ARI (5)

February 21, 2016 at 11:52 am | Posted in Siroh | Leave a comment

E. Imam Abul Hasan Merealisasikan Taubatnya dalam Bentuk Menjelaskan Kesesatan Sekte Mu’tazilah

 

Taubat menurut sebagian ulama tidak cukup hanya dengan sekedar mengatakan : “saya telah bertaubat”, sampai ia merealisasikan perkara yang kedua yang menyelisihi kondisi pertamanya. Jika ia tadinya murtad, lalu kembali masuk Islam maka ia harus menampakkan syi’ar-syi’ar Islam dalam kehidupannya; jika ia sebelumnya adalah tukang maksiat, maka harus nampak sekarang padanya amalan-amalan sholih. Begitu juga komunitasnya, jika sebelumnya ia larut dalam komunitas penyembah berhala atau kuburan, maka ia sekarang bergabung dengan komunitas ahli tauhid dan orang-orang yang memerangi kesyirikan, dan seterusnya dimana kondisinya sekarang telah berubah dari kondisi sebelum ia bertaubat[1]. Continue Reading PERJALANAN ILMIAH IMAM ABUL HASAN AL ASY’ARI (5)…

PERJALANAN ILMIAH IMAM ABUL HASAN AL ASY’ARIY (4)

February 7, 2016 at 4:12 am | Posted in Siroh | Leave a comment

D. Taubatnya Imam Abul Hasan dari Sekte Mu’tazilah

 

Allah Subhanahu Wa Ta’ala jika telah memberikan hidayah maka tidak akan ada yang bisa menyesatkannya. Nabi sholallahu alaihi wa salam bersabda :

مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ

Barangsiapa yang Allah berikan petunjuk kepadanya, maka tidak ada yang dapat menyesatkannya, dan barangsiapa yang disesatkan maka tidak ada yang bisa memberikan petunjuk kepadanya (HR. Muslim).

Para ulama menyebutkan bahwa hidayah ada 2 jenis, untuk menghilangkan kerancuan dalam memahami ayat-ayat atau hadits nabawi yang seolah-olah bertentangan, disatu sisi kaum Musliminin diperintahkan untuk memberikan hidayah kepada orang lain, namun ternyata hidayah tersebut ada di Tangan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Oleh karenanya dengan pembagian 2 jenis hidayah ini, akan memperjelas kedudukan masing-masing dan ditempatkan pada porsinya. Continue Reading PERJALANAN ILMIAH IMAM ABUL HASAN AL ASY’ARIY (4)…

PERJALANAN ILMIAH IMAM ABUL HASAN AL-ASY’ARIY (3)

January 31, 2016 at 2:01 am | Posted in Siroh | Leave a comment

C. Dibawah Dekapan Madzah Mu’tazilah

 

Sebagaimana telah disinggung diawal, setelah ibunya menikah lagi dengan Abu Ali al-Juba`i, maka Imam Abul Hasan al-Asy’ari yang pada waktu itu masih kecil, otomatis berada dibawah pengasuhan bapak tirinya ini. Seandainya bapak aslinya beliau tidak meninggal dunia pada waktu beliau masih kecil, tentu akan lain ceritanya. Imam Abul Hasan akan mendapatkan pengajaran sunnah dan madzhab ahli hadits, karena bapaknya adalah teman dekat Al Hafidz Zakariya bin Yahya as-Saajiy, Imam ahlu hadits pada waktu itu. Continue Reading PERJALANAN ILMIAH IMAM ABUL HASAN AL-ASY’ARIY (3)…

UBAIDILLAH BIN JAHSY MATI DALAM KEADAAN MURTAD?

January 26, 2016 at 2:48 pm | Posted in Siroh | 3 Comments

UBAIDILLAH BIN JAHSY MATI DALAM KEADAAN MURTAD?

 

Imam Muslim dalam Mukadimah kitab Shahihnya (1/15) meriwayatkan dengan sanadnya sampai kepada Imam Abdullah ibnul Mubarok, sebuah perkataan yang layak ditulis dengan tinta emas, yaitu beliau berkata :

الْإِسْنَادُ مِنَ الدِّينِ، وَلَوْلَا الْإِسْنَادُ لَقَالَ مَنْ شَاءَ مَا شَاءَ

Sanad adalah termasuk agama, kalau tidak ada sanad, maka setiap orang dapat mengatakan apa yang dikehendakinya.

Continue Reading UBAIDILLAH BIN JAHSY MATI DALAM KEADAAN MURTAD?…

PERJALANAN IMAM ABUL HASAN AL ASY’ARIY (2)

January 24, 2016 at 3:38 am | Posted in Siroh | Leave a comment

B. Kesesatan Sekte Mu’tazilah

 

Sebagaimana yang telah disebutkan bahwa ayah tiri Imam Abul Hasan memberikan pengaruh dalam menjalani kehidupan agamanya, dimana sang ayah tiri adalah Imamnya kaum Mu’tazilah pada waktu itu. Oleh karenanya tidak lengkap rasanya kalau kita tidak menyinggung kesesatan mu’tazilah yang mempengaruhi sebagian besar umur Imam Abul Hasan dalam mengarungi madzhab batil tersebut. Continue Reading PERJALANAN IMAM ABUL HASAN AL ASY’ARIY (2)…

PERJALANAN ILMIAH IMAM ABUL HASAN AL ASY’ARIY (1)

January 23, 2016 at 1:40 am | Posted in Siroh | Leave a comment

PERJALANAN ILMIAH IMAM ABUL HASAN AL ASY’ARIY

 

 A. Kelahiran Beliau

 

Beliau dilahirkan pada tahun 260 H[1] di Baghdad[2], ada juga yang mengatakan beliau dilahirkan di Basroh[3]. Asy-Syaikh DR. Ali Muhammad ash-Shalabiy merajihkan bahwa Imam Abu Hasan dilahirkan di Baghdad, karena para ulama mengatakan tentangnya : “orang Bashroh, tinggal di Baghdad”[4].

Nama lengkap beliau adalah Abul Hasan Ali bin Ismail bin Abi Bisyir Ishaq bin Saalim bin Ismail bin Abdullah bin Abi Bilaal bin Abi Burdah bin Abi Musa Abdullah bin Qois al-As’ariy[5]. Jadi beliau adalah keturunan dari seorang sahabat yang mulia Abu Musa al-Asy’ariy rodhiyallahu anhu. Ismail bapaknya adalah seorang ulama suni ahli hadits, karena bapaknya ketika menjelang wafat berwasiat kepada Imam Zakariya bin Yahya as-Saajiy, ulama ahli hadits pada zaman tersebut. Bapaknya wafat pada saat Imam Abul Hasan masih kecil[6]. Continue Reading PERJALANAN ILMIAH IMAM ABUL HASAN AL ASY’ARIY (1)…

KOMENTAR TERHADAP HASIL KAJIAN ASY-SYAIKH AL-MUHADDITS SYU’AIB ARNAUTH

February 15, 2015 at 12:19 am | Posted in Siroh | Leave a comment
Tags:

PENILAIAN ULAMA TERHADAP TAHQIQ ASY-SYAIKH SYU’AIB TERHADAP STATUS SUATU HADITS

 

Asy-Syaikh Syu’aib Arnauth adalah salah satu ulama hadits kontemporer yang berkhidmat dalam melakukan penelitian terhadap status hadits-hadits yang terdapat didalam kitab-kitab induk hadits. Berikut komentar ulama terhadap hasil kajian beliau terhadap hadits-hadits nabawi :

  1. Al-‘Alamah al-Muhaddits asy-Syaikh Muqbil bin Hadi, beliau pernah ditanya tentang tahqiq beberapa orang, diantaranya adalah asy-Syaikh Syu’aib Arnauth, lalu beliau menjawab :

شعيب الأرناؤوط : يأخذ من كتب الشيخ ناصر ، وأيضاً الذي يظهر لي أنه يحارب الشيخ ناصر حفظه الله تعالى فقد ذكر في شرح < مشكل الآثار > قال : ومن العجيب أن الشيخ ناصر يضعف أبا حنيفة ، وكأنه ما ضعف عالم من العلماء أبا حنيفة إلا الشيخ ناصر حفظه الله تعالى ، وهكذا أيضاً فهو يأخذ من كتب الشيخ ، وما استفاد إلا بواسطة كتب الشيخ فننصح بالرجوع إلى كتب الشيخ ، نعم إنه أخرج كتباً للناس ولو أخرجها غير محققة ينبغي أن يُشكر عليها وهي محققة ينبغي أن يُشكر عليها ، لكن لا ينبغي أن يُعتمد على تحقيقه .

Syu’aib Arnauth mengambil (penelitian hadits) dari kitab-kitabnya asy-Syaikh Naashir (al-Albani), dan juga yang nampak bagiku bahwa Syu’aib Arnauth memerangi asy-Syaikh Naashir (al-Albani), ia berkata dalam “Syarah Musykilul Atsar : ‘yang menakjubkan asy-Syaikh Naashir mendhoifkan Imam Abu Hanifah’.

Seolah-olah syu’aib Arnauth mengesankan bahwa tidak ulama yang mendhoifkan Imam Abu Hanifah, selain asy-Syaikh Naashir al-Albani. Demikian juga beliau mengambil dari kitab-kitabnya al-Albani, tidaklah ia mengambil manfaat (dalam penelitian hadits), kecuali melalui perantaraan kitab-kitab al-Albani, maka kami nasehatkan untuk langsung merujuk kepada kitab-kitab al-Albani.

Na’am, memang syaikh Syu’aib merilis kitab-kitab yang seandainya tidak ditahqiq (akan kurang faedahnya-pent.), maka sudah selayaknya berterima kasih atas usaha beliau, namun tidak seharusny berpegang dengan pentahqiqannya.

Continue Reading KOMENTAR TERHADAP HASIL KAJIAN ASY-SYAIKH AL-MUHADDITS SYU’AIB ARNAUTH…

ULAMA KIBAR : ASY-SYAIKH ABDULLAH BIN MUHAMMAD AL HUNAIN

February 12, 2015 at 12:02 am | Posted in Siroh | Leave a comment

BIOGRAFI RINGKAS FADHILATUS SYAIKH ABDULLAH BIN MUHAMMAD AL HUNAIN

 

Salah satu anggota Hai’ah kibarul Ulama sekarang ini, yang akan kami kupas biografinya adalah Fadhilatus Syaikh Abdullah bin Muhammad al-Hunain.

 

Kelahiran beliau :

Nama lengkap beliau Abdullah bin Muhammad bin Sa’ad alu Hunain. Pada tahun 1376 H, beliau dilahirkan di sebuah daerah yang bernama Nu’jaan di pinggiran kota Riyadh, berjarak kurang lebih 6 Km dari pusat kota.

 

Riwayat belajar beliau :

Pendidikan dasar beliau ditempuh di kampungnya, kemudian untuk jenjang pendidikan menengahnya, yakni setingkat SLTP dan SMU, beliau tempuh di luar kota yaitu di Dalm. Setelah lulus SMU, dilanjutkan kuliah di Universitas Ibnu Sa’ud di Riyadh, mengambil jurusan syari’ah dan berhasil lulus disana pada tahun 1398 H dan berhak menyandang gelar LC.

Continue Reading ULAMA KIBAR : ASY-SYAIKH ABDULLAH BIN MUHAMMAD AL HUNAIN…

Next Page »

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: