SHAHIH MUSLIM : BAB 4 DISUNAHKANNYA MENGANGKAT 2 ORANG MUADZIN DALAM SATU MASJID

April 7, 2015 at 11:00 pm | Posted in Syarah Kitab Sholat min Shahih Muslim | Leave a comment

4 – بَابُ اسْتحْبَابِ اتِّخاذِ مُؤذِّنَيْنِ لِلْمَسْجدِ الْوَاحِدِ

Bab 4 Disunahkannya Mengangkat 2 Orang Muadzin dalam Satu Masjid

 

Penjelasan Bab :

Bab ini menjelaskan berapa jumlah muadzin dalam satu masjid. Pada masa Nabi sholallahu alaihi wa salam, Beliau memiliki 2 orang muadzin, yaitu Abdullah ibnu Ummi Maktum dan Bilaal rodhiyallahu anhumaa. Imam Nawawi dalam Syarah Shahih  Muslim berkata :

وَفِي هَذَا الْحَدِيث اِسْتِحْبَاب اِتِّخَاذ مُؤَذِّنِينَ لِلْمَسْجِدِ الْوَاحِد يُؤَذِّن أَحَدهمَا قَبْل طُلُوع الْفَجْر ، وَالْآخَر عِنْد طُلُوعه ، كَمَا كَانَ بِلَال وَابْن أُمّ مَكْتُوم يَفْعَلَانِ

Dalam hadits ini, dianjurkannya mengangkat 2 orang muadzin dalam satu masjid, yang satu adzan sebelum terbit fajar dan satunya lagi setelah terbit fajar, sebagaimana yang dilakukan oleh Bilaal dan Ibnu Ummi Maktum rodhiyallahu anhumaa.                                                        

  Continue Reading SHAHIH MUSLIM : BAB 4 DISUNAHKANNYA MENGANGKAT 2 ORANG MUADZIN DALAM SATU MASJID…

SHAHIH MUSLIM : BAB 3 SIFAT AZAN

March 31, 2015 at 2:39 pm | Posted in Syarah Kitab Sholat min Shahih Muslim | Leave a comment
Tags: , , ,

3 – بَابُ صِفَةِ الْأَذَانِ

Bab 3 Sifat Azan

 

Penjelasan Bab :

Yakni terkait bacaan azan. Apa lafadz-lafadz azan yang disyariatkan dibaca. Dalam bab ini, Imam Muslim hanya membawakan satu variasi lafadz azan dari variasi-varias bacaan azan yang ada.

 

Imam Muslim berkata :

6 – (379) حَدَّثَنِي أَبُو غَسَّانَ الْمِسْمَعِيُّ مَالِكُ بْنُ عَبْدِ الْوَاحِدِ، وَإِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، قَالَ أَبُو غَسَّانَ: حَدَّثَنَا مُعَاذٌ، وَقَالَ إِسْحَاقُ: أَخْبَرَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ، صَاحِبِ الدَّسْتُوَائِيِّ، وَحَدَّثَنِي أَبِي، عَنْ عَامِرٍ الْأَحْوَلِ، عَنْ مَكْحُولٍ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ مُحَيْرِيزٍ، عَنْ أَبِي مَحْذُورَةَ، أَنَّ نَبِيَّ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَّمَهُ هَذَا الْأَذَانَ: «اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ، أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ»، ثُمَّ يَعُودُ فَيَقُولُ: «أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ، أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ، حَيَّ عَلَى الصَّلَاةِ مَرَّتَيْنِ، حَيَّ عَلَى الْفَلَاحِ مَرَّتَيْنِ» زَادَ إِسْحَاقُ: «اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ»

6). Hadits no. 379

Haddatsanaa Abu Ghossaan al-Misma’iy Maalik bin Abdul Wahid, dan Ishaq bin Ibrohim, Abu Ghossaan berkata, haddatsanaa Mu’adz, sedangkan Ishaq berkata, akhbaronaa Mu’adz bin Hisyaam sahabat ad-Dastuwaiy, haddatsani bapakku dari ‘Aamir al-Ahwal dari Makhuul dari Abdullah bin Muhairiir dari Abi Mahdzuuroh rodhiyallahu anhu bahwa Nabi sholallahu alaihi wa salam mengajarkan azan berikut : Allah maha besaar, Allah maha besar, aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah, aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah,  lalu mengulangi lagi dengan berkata : “aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah, aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah, mari mengerjakan sholat dua kali, mari menuju kebahagian dua kali”. Ishaq menambahkan : “Allah maha besar, Allah maha besar, tidak tuhan yang berhak disembah kecuali Allah”.

  Continue Reading SHAHIH MUSLIM : BAB 3 SIFAT AZAN…

BAB 2 PERINTAH MENGGENAPKAN AZAN DAN MENGGANJILKAN IQOMAT

March 6, 2015 at 2:53 pm | Posted in Syarah Kitab Sholat min Shahih Muslim | Leave a comment

2 – بَابُ الْأَمْرِ بِشَفْعِ الْأَذَانِ وَإِيتَارِ الْإِقَامَةِ

Bab 2 Perintah Menggenapkan Azan dan Mengganjilkan Iqomat

 

Penjelasan Bab :

Pada bab ini akan dijelaskan tatacara azan dan iqomat yang diperintahkan oleh Nabi sholallahu alaihi wa salam.

 

Imam Muslim berkata :

2 – (378) حَدَّثَنَا خَلَفُ بْنُ هِشَامٍ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ، ح وَحَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى، أَخْبَرَنَا إِسْمَاعِيلُ ابْنُ عُلَيَّةَ، جَمِيعًا عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ، عَنْ أَبِي قِلَابَةَ، عَنْ أَنَسٍ، قَالَ: «أُمِرَ بِلَالٌ أَنْ يَشْفَعَ الْأَذَانَ وَيُوتِرَ الْإِقَامَةَ» زَادَ يَحْيَى، فِي حَدِيثِهِ عَنِ ابْنِ عُلَيَّةَ، فَحَدَّثْتُ بِهِ أَيُّوبَ فَقَالَ: إِلَّا الْإِقَامَةَ

2). Hadits no. 378

Haddatsanaa Kholaf bin Hisyaam, haddatsanaa Hammaad bin Zaid (ganti sanad)

Haddatsanaa Yahya bin Yahya, akhbaronaa Ismail bin Ulayyah semuanya dari Khoolid al-Khidzaa’a dari Abi Qilaabah dari Anas rodhiyallahu anhu beliau berkata : “Bilaal rodhiyallahu anhu diperintahkan untuk menggenapkan azan dan mengganjilkan iqomah”.

Yahya menambahkan dalam hadistnya dari Ibnu Ulayyah, aku menceritakan Ayyub berkata : “kecuali iqomat”.

 

Imam Muslim berkata :

3 – (378) وَحَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْحَنْظَلِيُّ، أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ الثَّقَفِيُّ، حَدَّثَنَا خَالِدٌ الْحَذَّاءُ، عَنْ أَبِي قِلَابَةَ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ: ذَكَرُوا أَنْ يُعْلِمُوا وَقْتَ الصَّلَاةِ بِشَيْءٍ يَعْرِفُونَهُ فَذَكَرُوا أَنْ يُنَوِّرُوا نَارًا، أَوْ يَضْرِبُوا نَاقُوسًا «فَأُمِرَ بِلَالٌ أَنْ يَشْفَعَ الْأَذَانَ وَيُوتِرَ الْإِقَامَةَ»

3). Hadits no. 378

Haddatsanaa Ishaq bin Ibrohiim al-Handholiy, akhbaronaa Abdul Wahhaab ats-Tsaqofiy, haddatsanaa Kholid al-Khidzaa’u dari Abi Qilaabah dari Anas bin Malik rodhiyallahu anhu beliau berkata : “mereka mengetahui waktu sholat dengan sesuatu yang biasanya mereka gunakan dengan menyalakan lampu atau meniup terompet : “lalu Bilaal diperintahkan untuk menggenapkan azan dan mengganjilkan Iqomah”.   

  Continue Reading BAB 2 PERINTAH MENGGENAPKAN AZAN DAN MENGGANJILKAN IQOMAT…

BAB 1 AWAL DISYARIATKANNYA AZAN

March 1, 2015 at 10:20 pm | Posted in Syarah Kitab Sholat min Shahih Muslim | Leave a comment

1 – بَابُ بدْءِ الْأَذَانِ

Bab 1 Awal Disyariatkannya Azan

 

Penjelasan Bab :

Definisi azan menurut Syaikh Muhammad Fuad Abdul Baqi, secara bahasa adalah al-I’lam (pemberitahuan), sebagaimana Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala :

وَأَذَانٌ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ إِلَى النَّاسِ يَوْمَ الْحَجِّ الْأَكْبَرِ أَنَّ اللَّهَ بَرِيءٌ مِنَ الْمُشْرِكِينَ وَرَسُولُهُ

Dan (inilah) suatu permakluman daripada Allah dan Rasul-Nya kepada umat manusia pada hari haji akbar bahwa sesungguhnya Allah dan RasulNya berlepas diri dari orang-orang musyrikin (QS. At Taubah : 3).

Adapun secara istilah menurut Imam Ibnu Utsaimin dalam Syarhul Mumti’ adalah :

فهو التعبُّد لله بذكرٍ مخصوص؛ بعد دخول وقت الصَّلاة؛ للإعلام به

Ibadah kepada Alllah dengan dzikir tertentu, setelah masuk waktu sholat untuk memberitahukannya.

Continue Reading BAB 1 AWAL DISYARIATKANNYA AZAN…

MUKADIMAH KITAB SHOLAT

February 10, 2015 at 11:39 pm | Posted in Syarah Kitab Sholat min Shahih Muslim | Leave a comment

4 – كِتَابُ الصَّلَاةِ

  1. Kitab Sholat

Mukadimah Kitab Sholat

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله، سيدنا محمد صلى الله عليه وآله وصحبه وسلم

أما بعد

Pada kesempatan yang baik ini, kami akan memberikan penjelasan ringkas Shahih Muslim pada pembahasan masalah Sholat. mendirikan sholat adalah perkara penting setelah mentauhidkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Oleh karenanya ketika Nabi sholallahu alaihi wa salam mengutus Muadz bin Jabal rodhiyallahu anhu untuk berdakwah kepada penduduk Yaman, Beliau sholallahu alaihi wa salam berpesan agar perkara pertama yang diajarkan kepada mereka adalah masalah tauhid, kemudian setelah mereka beriman dengan tauhid, baru diajarkan masalah terkait dengan sholat. Imam Bukhori dan Muslim meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa tatkala Nabi sholallahu alaihi wa salam mengutus Muadz rodhiyallahu anhu ke yaman, Beliau berpesan :

«إِنَّكَ تَقْدَمُ عَلَى قَوْمٍ مِنْ أَهْلِ الكِتَابِ، فَلْيَكُنْ أَوَّلَ مَا تَدْعُوهُمْ إِلَى أَنْ يُوَحِّدُوا اللَّهَ تَعَالَى، فَإِذَا عَرَفُوا ذَلِكَ، فَأَخْبِرْهُمْ أَنَّ اللَّهَ قَدْ فَرَضَ عَلَيْهِمْ خَمْسَ صَلَوَاتٍ فِي يَوْمِهِمْ وَلَيْلَتِهِمْ، فَإِذَا صَلَّوْا، فَأَخْبِرْهُمْ أَنَّ اللَّهَ افْتَرَضَ عَلَيْهِمْ زَكَاةً فِي أَمْوَالِهِمْ، تُؤْخَذُ مِنْ غَنِيِّهِمْ فَتُرَدُّ عَلَى فَقِيرِهِمْ، فَإِذَا أَقَرُّوا بِذَلِكَ فَخُذْ مِنْهُمْ، وَتَوَقَّ كَرَائِمَ أَمْوَالِ النَّاسِ»

Sesungguhnya engkau akan mendatangi kaum ahli kitab, maka yang pertama kali engkau dakwahkan adalah tauhid kepada Allah, jika mereka sudah mengetahuinya, maka beritahu mereka bahwa Allah telah mewajibkan kepada mereka sholat lima waktu dalam sehari semalam, jika mereka sudah sholat, maka beritahu mereka bahwa Allah telah mewajibkan kepada mereka membayar zakat dari harta mereka yang diambil dari orang yang kaya dan disalurkan kepada orang miskin, jika mereka telah mengakuinya, maka ambillah dari mereka dan hati-hatilah dari harta yang paling berharganya mereka.

Continue Reading MUKADIMAH KITAB SHOLAT…

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: