Definisi Ushul Fiqih

December 12, 2017 at 2:54 pm | Posted in Ushul Fiqih | Leave a comment

TA’LIQ ‘ALAA MATAN AL-WARAQAAT

Definisi Ushul Fiqih

 

Imamul Haramain berkata :

وَعلم أصُول الْفِقْه طرقه على سَبِيل الْإِجْمَال وَكَيْفِيَّة الِاسْتِدْلَال بهَا

“Ilmu Ushul Fiqih adalah yang dalil-dalilnya melalui jalan secara global dan bagaimana cara mengambil dalil dengannya”.

***

Continue Reading Definisi Ushul Fiqih…

Advertisements

DZHON DAN SYAK

December 5, 2017 at 2:36 pm | Posted in Ushul Fiqih | Leave a comment

TA’LIQ ‘ALAA MATAN AL-WARAQAAT

Dzhon dan Syak

 

Imamul Haramain berkata :

وَالظَّن تَجْوِيز أَمريْن أَحدهمَا أظهر من الآخر

وَالشَّكّ تَجْوِيز أَمريْن لَا مزية لأَحَدهمَا على الآخر

“dzhon adalah melihat dua perkara dimana salah satunya lebih nampak kuat dibandingkan satunya lagi.

Sedangkan syak adalah melihat dua perkara dan tidak ada yang menguatkan salah satunya dibandingkan satunya lagi”.

***

Continue Reading DZHON DAN SYAK…

Bab 16  Tentang Banyak Bicara – 1

November 29, 2017 at 3:13 pm | Posted in AL KABAIR | Leave a comment

TA’LIQ ‘ALAA MATAN AL-KABAIR

 

Bab 16  Tentang Banyak Bicara

(Seri pertama)

 

Al-Imam Muhammad bin Abdul Wahab berkata :

وقول الله تعالى: {وَإِنَّ عَلَيْكُمْ لَحَافِظِينَ – كِرَامًا كَاتِبِينَ – يَعْلَمُونَ مَا تَفْعَلُونَ}

“Firman Allah Subhanahu wa Ta’alaa : { Padahal sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu), yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (pekerjaan-pekerjaanmu itu), mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan}” (QS. Al Infithaar : 10-12).

***

Continue Reading Bab 16  Tentang Banyak Bicara – 1…

Pembagian Ilmu

November 29, 2017 at 2:14 pm | Posted in Ushul Fiqih | Leave a comment

TA’LIQ ‘ALAA MATAN AL-WARAQAAT

Pembagian Ilmu

 

Imamul Haramain berkata :

وَالْعلم الضَّرُورِيّ مَا لم يَقع عَن نظر واستدلال كَالْعلمِ الْوَاقِع بِإِحْدَى الْحَواس الْخمس الَّتِي هِيَ السّمع وَالْبَصَر والشم والذوق واللمس أَو التَّوَاتُر

وَأما الْعلم المكتسب فَهُوَ الْمَوْقُوف على النّظر وَالِاسْتِدْلَال وَالنَّظَر هُوَ الْفِكر فِي حَال المنظور فِيهِ وَالِاسْتِدْلَال طلب الدَّلِيل وَالدَّلِيل هُوَ المرشد إِلَى الْمَطْلُوب لِأَنَّهُ عَلامَة عَلَيْهِ

“Ilmu dhoruri adalah apa yang tidak perlu untuk mendapatkannya butuh kepada penelitian dan pendalilan, seperti ilmu yang didapatkan oleh salah satu panca indera, yaitu : pendengaran, penglihatan, penciuman, rasa dan persentuhan atau ilmu yang didapatkan secara mutawatir.

Adapun ilmu al-muktasab yaitu untuk mendapatkannya perlu kepada penelitian dan pendalilan. Peneliatian adalah perenungan terhadap kondisi yang dilihat padanya, sedangkan pendalilan adalah mencari dalil, yang dimaksud dengan dalil adalah petunjuk kepada sesuatu yang dicari, karena ia merupakan pertanda atasnya”.

*** Continue Reading Pembagian Ilmu…

HUKUM MEMAKAI GELANG BAGI LAKI-LAKI

November 22, 2017 at 2:41 pm | Posted in fiqih | Leave a comment

HUKUM MEMAKAI GELANG BAGI LAKI-LAKI

 

Dalam sebuah hadits yang shahih disebutkan bahwa Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa Salaam pernah bersabda :

لَعَنَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُخَنَّثِينَ مِنْ الرِّجَالِ وَالْمُتَرَجِّلَاتِ مِنْ النِّسَاءِ وَقَالَ أَخْرِجُوهُمْ مِنْ بُيُوتِكُمْ

“Nabi Sholallahu ‘alaihi wa Salaam melaknat laki-laki yang kewanita-wanitaan dan wanita yang kelaki-lakian. Beliau bersabda : “keluarkan orang-orang seperti itu dari rumah-rumah kalian” (HR. Bukhori).

Continue Reading HUKUM MEMAKAI GELANG BAGI LAKI-LAKI…

Definisi Ilmu dan Kebodohan

November 22, 2017 at 1:39 pm | Posted in Ushul Fiqih | Leave a comment

TA’LIQ ‘ALAA MATAN AL-WARAQAAT

Definisi Ilmu dan Kebodohan

 

Imamul Haramain berkata :

وَالْفِقْه أخص من الْعلم وَالْعلم معرفَة الْمَعْلُوم على مَا هُوَ بِهِ وَالْجهل تصور الشَّيْء على خلاف مَا هُوَ بِهِ

“dan Fiqih lebih khusus dibandingkan ilmu. Ilmu adalah mengetahui sesuatu yang sudah maklum sesuai dengan kenyataannya, sedangkan bodoh adalah menggambarkan sesuatu yang berbeda dengan kenyataannya”.

***

Continue Reading Definisi Ilmu dan Kebodohan…

BACAAN I’TIDAL “MIL U” ATAU “MIL A”

November 21, 2017 at 3:09 pm | Posted in fiqih, Hadits | Leave a comment

BACAAN I’TIDAL “MIL`U” ATAU “MIL`A”

 

Telah masyhur dzikir ketika I’tidal yaitu :

للَّهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَمِلْءَ الأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَىْءٍ بَعْدُ أَهْلَ الثَّنَاءِ وَالْمَجْدِ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلاَ مُعْطِىَ لِمَا مَنَعْتَ وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

“Allahumma robbanaa lakal hamdu mil-assamawaati wa mil-al ardhi, wa mil-a maa syi’ta min syai-in ba’du, ahlats tsanaa-i wal majdi, laa maani’a limaa a’thoita, wa laa mu’thiya lima mana’ta, wa laa yanfa’u dzal jaddi minkal jaddu

artinya: “Ya Allah, Rabb kami, bagi-Mu segala puji sepenuh langit dan sepenuh bumi, sepenuh apa yang Engkau kehendaki setelah itu. Wahai Tuhan yang layak dipuji dan diagungkan. Tidak ada yang dapat menghalangi apa yang Engkau berikan dan tidak ada pula yang dapat memberi apa yang Engkau halangi, tidak bermanfaat kekayaan bagi orang yang memiliinya, hanyalah dari-Mu kekayaan itu” (HR. Muslim no. 471).

Continue Reading BACAAN I’TIDAL “MIL U” ATAU “MIL A”…

KEUTAMAAN BANGUN MALAM LALU MEMBACA AL QUR’AN

November 17, 2017 at 11:04 pm | Posted in Hadits | Leave a comment

KEUTAMAAN BANGUN MALAM LALU MEMBACA AL QUR’AN

 

Imam Abu Dawud dalam “Sunannya” (no. 1398) meriwayatkan sebuah hadits dengan sanadnya sebagai berikut :

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ صَالِحٍ، حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ، أَخْبَرَنَا عَمْرٌو، أَنَّ أَبَا سَوِيَّةَ، حَدَّثَهُ، أَنَّهُ سَمِعَ ابْنَ حُجَيْرَةَ، يُخْبِرُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ قَامَ بِعَشْرِ آيَاتٍ لَمْ يُكْتَبْ مِنَ الغَافِلِينَ، وَمَنْ قَامَ بِمِائَةِ آيَةٍ كُتِبَ مِنَ القَانِتِينَ، وَمَنْ قَامَ بِأَلْفِ آيَةٍ كُتِبَ مِنَ المُقَنْطِرِينَ»

“telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Shoolih, telah menceritakan kepada kami ibnu Wahab, telah mengabarkan kepada kami ‘Amr, bahwa Abu Sawiyyah telah menceritakan kepadanya bahwa ia mendengar Ibnu Hujairoh mengabarkan hadits dari Abdullah bin ‘Amr bin al-‘Ash Rodhiyallahu ‘anhu beliau berkata, Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wa Salaam bersabda :

“barangsiapa yang “qooma” dengan membaca sepuluh ayat, maka ia tidak dicatat sebagai orang yang lalai, barangsiapa yang “qooma” dengan membaca seratus ayat, maka dicatat sebagai orang yang “qoonit”, barangsiapa yang “qooma” dengan membaca seribu ayat, maka dicatat sebagai orang yang mendapat pahala berlimpah ruah”.

Continue Reading KEUTAMAAN BANGUN MALAM LALU MEMBACA AL QUR’AN…

Hukum Wadh’iy – Batil

November 16, 2017 at 2:14 pm | Posted in Ushul Fiqih | Leave a comment

TA’LIQ ‘ALAA MATAN AL-WARAQAAT

Hukum Wadh’iy – Batil

 

Imamul Haramain berkata :

وَالْبَاطِل مَا لَا يتَعَلَّق بِهِ النّفُوذ وَلَا يعْتد بِهِ

“Batil adalah apa yang tidak terkait dengan berlangsungnya dan tidak terhitungnya hal tersebut”.

***

Continue Reading Hukum Wadh’iy – Batil…

Al-Ghorobah

November 15, 2017 at 11:30 pm | Posted in Mustholah Hadits | Leave a comment

TA’LIQ NUKHBATUL FIKAR

Al-Ghorobah

 

Al-Hafidz Ibnu Hajar al-Asqolaniy berkata :

ثُمَّ الْغَرَابَةُ: إِمَّا أَنْ تَكُونَ فِي أَصْلِ السَّنَدِ، [طرفه الذي فيه الصحابي من أول التابعى] ، أَوْ لَا.

فالأول: الفرد المطلق.

والثاني: الفرد النسبي، ويقل إطلاق الفرد عليه [كما ان أكثر ما يطلقون الغريب على الفرد النسبي] .

“kemudian al-Ghoroobah : bisa terjadi pada pokok sanadnya (yakni pada ujung sanad yang terdapat sahabat padanya dari Tabi’i pertama) atau bukan.

Yang pertama adalah al-Fardu al-Mutlaq

Dan yang kedua adalah al-Fardu an-Nisbi, ada yang mengatakan jenis ini dimutlakkan kepada al-fardu, (sebagaimana kebanyakan apa yang mereka memutlakan al-ghoriib kepada al-fardu an-nisbiy)”.

***

Continue Reading Al-Ghorobah…

Next Page »

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: